CIBUBUR, UTUSANRIAU.CO - Bupati Pelalawan, HM Harris dianugerahi penghargaan Lencana Melati sempena Peringatan Hari Pramuka Ke-56 dan pembukaan Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Senin (14/08/2017).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pelalawan, Drs Fakhrizal MSi menyampaikan, penganugerahan penghargaan yang baru saja diperoleh Bupati Harris, merupakan apresiasi kepadanya selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pelalawan.
“Penyematan penghargaan Lencana Melati kepada Bupati Pelalawan, dilaksananak di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-56 Tahun 2017 dan diserahkan langsung Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Adhyaksa Dault SH MSi," jelasnya.
Penyerahan Lencana Melati kepada Bupati Pelalawan itu, sesuai dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 133 Tahun 2017 Tanggal 7 Agustus 2017 Tentang Penganugerahan Penghargaan Lencana Melati atas jasanya bagi pembinaan dan perkembangan Gerakan Pramuka dengan memberikan bantuan moril dan materil, serta finansial untuk kemajuan Gerakan Pramuka di wilayahnya.
"Ya, atas jasa serta dedikasi yang telah diberikan didalam memajukan Gerakan Pramukan di Kabupaten Pelalawan. Maka Kwarnas Gerakan Pramuka menilai bupati Pelalawan layak mendapatkan Lencana Melati Gerakan Pramuka,” kata Fakhrizal.
Lencana Melati itu diberikan kepada 18 orang lainnya dari Kwarda Propinsi Riau termasuk Bupati Pelalawan. Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka saat itu bertindak sebagai Pembina Upacara dan sekaligus pembukaan Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
"Di dalam Pidatonya Presiden RI mengingatkan kepada seluruh peserta Raimuna Nasional agar semangat muda harus selalu ada di pundak untuk menjaga keberadaan pramuka. Apalagi di tengah perubahan global, generasi muda harus melakukan terobosan baru yang tidak monoton," ungkap Fakhrizal.
"Kita harus selalu ingat generasi pramuka milenial yang berpikirnya beda dengan generasi sebelumnya. Mereka generasi adaptif, kreatif, inovatif. Untuk itu, lakukan terobosan tapi jangan terjebak rutinitas dan monoton," tegas Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan peserta Raimuna Nasional jangan hanya pandai membangun tenda atau simpul tali tetapi harus disiplin dan bijak dalam bermedia sosial.
"Harus pandu disiplin media sosial yang positif. Pakai cara kreatif yang dekat dengan generasi milenial untuk rasa bangga dan cinta tanah air. Harus tinggalkan pendekatan lama yang tidak pas untuk digunakan saat ini," kata Jokowi.
Diakhir Pidato Presiden RI ini menurut menghimbau agar peserta Raimuna Nasional untuk membangkitkan rasa bangga terhadap tanah air. Rasa bangga itu harus dimulai dari gerakan pramuka. Masa-masa muda harus diisi dengan hal positif dan inovasi. (ep)
###