Miris, Ratusan Guru di Inhu Tidak Digaji

Jumat, 02 Mei 2014 | 03:05:50 WIB
ilustrasi###

RENGAT, UTUSANRIAU.CO - Memang cukup miris disaat tuntutan mutu pendidikan mencuat, di sisi lain kesejahteraan guru masih diibaratkan jauh panggang dari api. Seperti yang terjadi di Kabupaten Inhu sekitar 500-an Guru Bantu Daerah (GBD) belum digaji sejak Januari 2014.
 
Sebanyak tiga orang perwakilan GBD yang belum menerima gaji tersebut sekitar pukul 14.00 wib, Jumat (2/5/20141) mengadukan nasibnya ke DPRD Inhu. Ketiga perwakilan tersebut diterima oleh dua Wakil Ketua DPRD Inhu H. Zaharman serta Arwan Citra Jaya bersama dengan anggota Komisi C DPRD Inhu Suharto SH, R Irwan Toni SE, serta Agus Sugiono.
 
Kepada anggota dewan tiga perwakilan guru GBD yang mengajar di SD Kec. Rengat mengungkapkan bahwa sudah sejak Januari tidak dibayar. “Kami GBD Propinsi yang bertugas di Inhu sudah sejak januari belum menerima gaji. Sekitar 500an GBD Propinsi yang bertugas di 14 Kecamatan di Inhu nasibnya sama tidak juga dibayar,” jelas Ayu guru SD di Kecamatan Rengat.
 
Para guru ini selanjutnya berharap kepada anggota DPRD Inhu untuk dapat mencarikan solusi sehingga dapat menerima gaji sebagaimana sebelumnya. Sebab dengan kondisi saat ini sangat sulit sekali memenuhi berbagai kebutuhan hidup sehari-hari.
 
Anggota Komisi C DPRD Inhu Suharto usai menerima perwakilan GBD Propinsi tersebut mengatakan akan segera melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan Inhu. Sebab menurutya permasalahan belum dibayarnya gaji para pendidik ini tidak bisa didiamkan begitu saja.
 
“Melalui Hardiknas ini sebaiknya dijadikan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan disegala aspek. Jangan hanya pandai membuat program dan target saja terhadap para guru dalam pelaksanaan UN tetapi kesejahteraan mereka tidak diperhatikan,”jelas Suharto.
 
Lebih jauh anggota dewan ini memaparkan bahwa pihak Dinas Pendidikan Inhu harus melakukan upaya agar gaji GBD di Inhu bisa dibayarkan secepatnya. Setidaknya melakukan koordinasi dengan Pemprop. Riau supaya peristiwa lambanya pembayaran gaji GBD dapat diatasi secepatnya.(ds)
 

###

Terkini