Ketua DPRD Kampar Janji Akan Perjuangkan Honor Guru PDTA

Selasa, 20 Mei 2014 | 05:05:05 WIB

KAMPAR,UTUSANRIAU.CO -- Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh belasan guru agama tingkat Pendidikan Diniyah Takmiliyah Amaliyah (PDTA) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten yang belum mendapatkan honor dari Pemerintah Kabupaten Kampar.

Meskipun ditengah kesibukannya melaksanakan tugas, Ahmad Fikri yang akrab disapa Ongah ini tetap menerima aspirasi dari belasan guru agama tingkat PDTA yang ada di Kampar. Bahkan ia harus rela menunda keberangkatan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh DPRD Kampar untuk melaksanakan tugas dan agendanya.

Kedatangan belasan guru ini yang tergabung dalam pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) kabupaten Kampar dan kecamatan se kabupaten Kampar ini diterima di ruang rapat yang terletak di dalam satu ruangan kerja ketua DPRD Kampar, Lantai II, Kantor DPRD Kampar, Jalan Panglima Khotib, Bangkinang Kota, Selasa (20/5/2014)

"Insyaa Allah, akan kita perjuangkan jika memungkinkan lewat APBD-P ini dan kita sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar bagaimana menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan guru-guru kita," ujar Ahmad Fikri yang juga Ketua DPD II Golkar Kampar.

Dijelasakannya, apalagi jika selama ini sudah ada aturan yang dibuat dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Kampar Nomor 03 Tahun 2013.

"Kita coba mengakomodir apa keinginan dari para guru ini agar dimasukkan ke dalam pembahasan APBD-P karena sudah ada aturannya dan payung hukum," sebutnya.

Disebutkannya, bahwa mereka ingin guru yang PDTA yang belum mendapatkan honor sama sekali ada sekitar 1.135 orang dan yang sudah mendapatkan honor dari Pemda Kampar ada 1.561 orang. Jadi jumlah guru PDTA se kabupaten Kampar 2.696 orang.

"Hasil rapat ini akan kita tindaklanjuti dengan pembahasan bersama instansi terkait. Karena seperti kita ketahui tugas mereka-mereka ini sangat mulia, seharusnya mereka juga perlu diperhatikan," ulasnya.

Ketua DPRD Kampar sangat bangga dan merasa bahagia sekali bisa menerima kedatangan para pendidik ini. Apalagi dengan honor yang mereka terima tidak seberapa. "Mereka rela mengabdi walaupun diberikan honor Rp 317.000 perbulannnya," timpalnya.

Sementara Ketua FKDT kabupaten Kampar Mukhlis kepada ketua DPRD Kampar menyampaikan ucapan terima kasih atas waktu yang telah disediakan untuk menerima kedatangan mereka dan menyambut apa yang menjadi aspirasi memperjuangkan honor guru PDTA yang belum mendapatkan honor.

"Kami berterima kasih kembali ketua DPRD Kampar yang telah bersedia menerima kami," ucap Mukhlis dengan lepas.

Disampaikannnya, bahwa kedatangannya ke DPRD Kampar untuk menyampaikan dan memperjuangkan teman se profesinya agar yang belum diberikan honor dapat diberikan seperti dirinya.

"Kita ingin kawan-kawan yang belum mendapatkan honor agar bisa dapat diberikan honor seperti kami. Ada sekitar 1.131 orang kawan-kawan yang belum mendapatkan honor. Selain itu, kita ingin agar lebih ditingkatkan dari nilai Rp 317.000 menjadi Rp 500.000 perbulan," jelasnya.**(rief)

Terkini