Perwakilan 16 kecamatan Ikuti Kegiatan Pameran PKBM Dilingkungan Pemkab Rohul

Rabu, 11 Juni 2014 | 10:06:47 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu, H.M. Zien, M.MPd meninjau lokasi pameran###

ROKAN HULU, utusanriau.co - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu, H.M. Zien, M.MPd Membuka acara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang digelar di kantornya, Selasa (10/6/2014). Dirinya mengagumi hasil kreatifitas dan kerajinan dalam kegiatan tersebut.

Apresiasi Pendidikan Taman Kanak-kanak Pendidikan Anak Usia Dini (PTK-PAUDNI) menggelar perlombaan PKBM se-Rohul 2014. Kegiatan dimotori Bidang PAUDNI Disdikpora Rohul. Ada 16 kelompok PKBM perwakilan dari 16 kecamatan yang menampilkan berbagai kreasi, baik hasil kerajinan tangan, merias (salon), tata boga, serta kegiatan lainnya.

"Ini sebagai ajang promosi bagi PKBM dalam bentuk apresiasi pameran, mereka kita bina melalui Bidang PAUD luar sekolah. Diharapkan, kedepan mereka bisa dapatkan pekerjaan. Dari hasil kreasi PKBM, nanti bisa diusulkan ke provinsi, pusat maupun kabupaten untuk bisa didanai. Hanya saja, anggaran kita terbatas sehingga hanya bentuk lakukan pembinaan," terang H. Muhammad Zen SPd,MMPd.

Kegiatan juga dihadiri Sekretaris Disdikpora, Zulkifli, Kabid Pemuda Olahraga, Dahnil S.Pd,M.Si, serta Kabid PAUDNI, Hj Zamrat S.Pd.I, serta kelompok PKBM dari perwakilan 16 kecamatan se-Rohul.

"Mereka merupakan dari kelompok yang putus sekolah, dan ini yang kita tampung. Banyak sekali, namun terbatas dari kegiatan yang mereka lakukan, namun karena keterbatasan anggaran, kita berperan sebagai Pembina melalui salahsatu bidang PAUD luar sekolah," kata M. Zen.

Dari Pembinaan PKBM, jelas M. Zen, tetap dilakukan pemantauan. Melalui pameran itu, akan diuji coba dibawa ke Disdikpora untuk tampilkan. Itu merupakan salah satu kegiatan guna menampung masyarakat yang tidak bekerja bisa dapatkan pekerjaan.

"PKBM yang sudah terbentuk di Rohul sudah banyak sekali, cuma cabangnya ada kegiatan melalui paket A,B dan C, menjahit, bengkel, dan ada yang bergabung dengan masyarakat kini sudah capai 30 PKBM," katanya lagi.

Aspiratif dari PKBM berupa pembinaan sebatas mengajak, yang nantinya PKBM bisa menggali apa yang jadi dipotensi di masyarakat.Namun Diskoperindag juga harus melihat, itu sebagai potensi yang harus dilakukan pembinaan.

"Selain ajang apresiasi dan pameran, nantinya bagi pemenang lomba mereka diutus untuk ikuti apresisasi PTK PAUDNI tingkat Riau. Dimana mereka, nantinya ada yang ikut lomba membuat tata boga, tata rias dan lainnya. Apesisasi, memberikan kesempatan untuk tampil, silahkan mereka buat apa kerajinan mereka, silahkan saja mereka berkreasi," harap M. Zen.

Sementara itu, Kabid PAUDNI Disdikpora Rohul, Hj Zamrat S.Pd.I menjelaskan seluruh kelompok yang tergabung di PKBM, merupakan warga Belajar. Dimana warga yang berusia 16 hinga 45 tahun tidak tamat SD, SLTP dan SLTA, mereka dikumpulkan 11 orang per kelompok. Lalu dibantu Kegiatan Rumah Tangga, juga ada PKBM paket A,B,C, bentuk kursus, montir, salon, menjahit, tata boga dan lainnya.

"Melalui kegiatan itu, kini baru timbul aspirasi saya untuk membuat lomba.Karena sejauh ini, kita sudah lakukan baik bentuk ekpos melalui media massa, namun masyarakat juga belum mengetahuinya. Sehingga kita undang mereka untuk buat kegiatan, ditargetkan tingkatkan ekonomi warga putus sekolah PKBM yang ada di desa-desa bisa mendapatkan pekerjaan dan penghasilan," kata Zamrat.(Ar)

###

Terkini