PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) merupakan bagian terpenting dari unsur pendidikan dalam membentuk karakter anak, karena Anak usia dini merupakan sebagai generasi emas.
Pada masa itulah mereka perlu dan penting mendapatkan pendidikan karakter sebagai bekal kepribadian mereka. Bagi Anak Usia Dini tidak lagi di prioritaskan berhitung dan lainnya, akan tetapi nilai-nilai agamalah yang terpenting tertanam pada anak.
Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Riau, Ir H Dwi Agus Sumarno, MM MSi saat membuka acara Apresiasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUDNI berprestasi tingkat Provinsi Riau, Senin (16/6/2014) disalah satu hotel di Pekanbaru.
Ia menjelaskan, didalam kurikulum PAUDNI terdapat enam butir poin penting yang perlu diajarkan kepada anak. Dan Pendidikan agamalah sebagai poin terpenting dari enam point tersebut untuk di berikan. "Bagi tenaga pendidik di PAUD, yang terpenting dari mereka adalah mampu memberikan nilai agama kepada anak," kata Dwi.
Sementara Bunda PAUD Riau Hj Latifah Hanum Annas, dalam pengarahannya diacara tersebut menyampaikan bahwa pemberian apresiasi terhadap PTK PAUDNI sangat bernilai positif dalam terus memacu keberhasilan PAUD di khussusnya di Provinsi Riau.
Apalagi kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta memberi apresiasi bagi yang berprestasi.
"Selain itu memberikan motivasi dan profesiaonal dalam pelaksanaannya. Galilah dan temukan manfaat dari kegiatan semaksiamal mungkin. Junjung tinggi harkat martabat PTK Paudni," tegaskan Latifah.
Dalam kegiatan yang berlangsung 15-18 Juni tersebut, melombakan 15 kategori yakni Pendidik PAUD, Pengelola PAUD, Pengelola PKBM, Pengelola Kursus dan Pelatihan dan Pengelola Tanam Bacaan Masyarakat (TBM). Lalu, Pamong Belajar SKB dan BPKB, Penilik, Kepala SKB.
Kemudian, Lomba Instruktur Kursus Tata Boga, Instruktur Tata Rias Pengantin, Instruktur Kursus Tata Busana, Instruktur Kursus Electronika, Instruktur Kursus Otomotif Kendaraan Roda Dua, Instruktur Kursus Perhotelan dan Tutor Pendidikan Keaksaraan Fungsional.
Untuk peserta yang meraih juara pertama dimasing-masing cabang lomba, mereka akan menjadi utusan Provinsi Riau mengikuti ajang yang sama di tingkat nasional, yang akan dilaksanakan di Bandung, pada 9 - 15 Agustus mendatang. (ur3)