JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Abdul Mukti melantik pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kepengurusan 2014-2016 di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin. (30 Juni 2014).
"Pelantikan ini menunjukkan estafet pergerakan organisasi kepemudaan terus berlangsung dan beregenerasi," kata Abdul Mukti.
Dalam pelantikan itu, PP. Muhammadiyah melantik Beni Pramula sebagai Ketua Umum DPP IMM Periode 2014-2016, termasuk pengurus lainnya yang merupakan hasil Muktamar (Kongres) IMM di Solo – Jawa Tengah pada tanggal 26 Mei – 01 Juni 2014 yang lalu.
Dalam sambutannya Beni mengatakan mengatakan IMM di bawah kepemimpinannya secara nasional akan terus berupaya mewujudkan Deklarasi Kottabarat atau Enam Penegasan IMM. Enam penegasan tersebut di antaranya, pertama, IMM adalah lembaga pengaderan Muhammadiyah berasas Islam. Kedua, kepribadian Muhammadiyah merupakan landasan perjuangan IMM. Ketiga, IMM adalah eksponen mahasiswa dalam Muhammadiyah.
Kemudian keempat, IMM adalah organisasi mahasiswa yang sah dengan mengindahkan hukum, undang-undang, peraturan serta falsafah negara. Kelima, ilmu adalah amaliah dan amal adalah ilmiah. Dan keenam, IMM adalah "lillahi ta'ala" dan senantiasa diabdikan untuk kepentingan rakyat.
Azrizal Nasri selaku Ketua DPP IMM yang membidangi masalah Media dan Komunikasi menyampaikan, bahwa pelantikan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah dan tokoh-tokoh nasional serta organisasi Mahasiswa tingkat nasional seperti HMI, GMNI, KAMMI, PMII dan lainnya.
Pemuda di dalam IMM dan di seluruh Indonesia adalah harapan umat dan menjadi gerbong kemajuan bangsa. Kami berharap pemuda tetap memiliki kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan sehingga gerbong itu memiliki karakter yang kuat untuk kemajuan bangsa. Dalam kesempatan pelantikan tersebut dikatakan bahwa, IMM adalah organisasi independen dan tidak ada kepentingan elit dan parpol manapun didalammnya. (rls)
###