PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Hari ini Senin (7/6/2014), aktifitas seluruh sekolah tahun ajaran baru sudah di mulai. Sayangnya masih saja ada para murid yang tidak bisa mengecap pendidikan di tempat sekolah Pemerintah yang berkualitas karena beratnya biaya.
Salah satunya yang di terapkan oleh SMAN 8 Jalan Abdul Muis Pekanbaru, warga kurang mampu yang ingin mengecap pendidikan di SMA pavotit ini harus merogoh uang sebesar Rp 6 juta sebagai uang masuk di luar biaya SPP bulanan yang harus di bayarkan sebesar Rp350 ribu.
Salah seorang orang tua di Pekanbaru yang tidak bersedia menyebutkan namanya, mengaku merasa keberatan, pasalnya dirinya tidak memiliki biaya yang cukup untuk memasukkan anaknya di SMAN 8.
"Anak saya masuk Negri tujuannya biar biayanya murah,ternyata sama saja dengan biaya masuk swasta," ungkapnya.
Katanya biaya Rp6 juta yang diminta sekolah saat di trima itu di peruntukkan sebagai uang pembangunan Rp4 juta dan uang baju Rp 2 jt.
"Setelah bayar uang masuk , siswa dikenai spp Rp350 perbulan," tandasnya.(ra)