UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur Km 86+400, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Senin pagi, 26 Januari 2026, sekira pukul 06.40 WIB. Insiden tragis ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy, satu unit truk balak Fuso, dan satu unit mobil Toyota Avanza, dengan korban satu orang meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, STK, SIK, MH menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut telah dilaporkan secara resmi dan ditangani oleh Satlantas Polres Pelalawan. Dalam peristiwa ini, satu korban meninggal dunia dan satu korban mengalami luka ringan, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Kezia Irene Tompunu (17), seorang pelajar SMA Negeri 2 Pangkalan Kerinci, warga Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara akibat benturan keras di bagian kepala, kemudian dievakuasi ke RS Efarina Pangkalan Kerinci.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni sepeda motor Honda Scoopy BM 3932 IX yang dikendarai korban, truk balak Fuso BM 8029 IJ yang dikemudikan Joel Edward Samosir (42), serta Toyota Avanza BM 1145 IG yang dikemudikan Hepi Amharmiko (39) dengan dua orang penumpang.
Akibat kecelakaan itu, sepeda motor Honda Scoopy mengalami kerusakan parah di bagian depan. Truk balak Fuso mengalami goresan pada bumper depan sebelah kiri, sedangkan Toyota Avanza mengalami kerusakan pada bagian body depan dan kaca depan. Salah satu penumpang Avanza, Asrita Yurni (39), mengalami benjol di kepala dan dilarikan ke RS Amelia Medica Pangkalan Kerinci.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kondisi jalan saat kejadian beraspal, lurus, berada di kawasan pemukiman, dengan cuaca cerah pada pagi hari. Arus lalu lintas saat itu terpantau normal.
Kronologis kejadian bermula saat sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci.
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus dan turunan, pengendara motor diduga bergerak melebar ke kanan untuk mendahului kendaraan di depannya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk balak Fuso. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan antara bagian depan sepeda motor dan bagian depan kiri truk. Benturan keras membuat pengendara motor terpental ke luar badan jalan dan meninggal dunia di lokasi.
Saat truk Fuso melakukan pengereman mendadak akibat tabrakan tersebut, mobil Toyota Avanza yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang truk. Polisi menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Pelalawan.****rls/ Ep