UTUSANRIAU. CO, SELATPANJANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Mengingatkan kepada PT PLN Selatpanjang Selama bulan puasa ramadhan tahun ini, Agar tidak lakukan pemadaman listrik.
Penegasan kepala PLN Cabang Selatpanjang Agar tidak matikan listrik selama bulan suci ramadhan ini disampaikan oleh Ardiansyah Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kepulauan Meranti.pada Selasa (3/2/2026).
"Perlu kita ingatkan juga bahwa di bulan februari ini,Tepatnya di Minggu ketiga bulan ini,Kita masyarakat kabupaten kepulauan Meranti,Akan menghadapi sejumlah moment penting,Salah satunya bagi yang beragama Islam akan melakukan ibadah puasa ramadhan.Kata Ardiansyah yang akrab di sapa Jack itu.
Selanjutnya kata wakil rakyat yang kini menduduki jabatan sebagai wakil ketua DPRD Meranti itu lagi,Selain moment puasa ramadhan,di waktu yang sama masyarakat Meranti khususnya masyarakat Tionghoa akan menghadali hari raya Imlek.
Dan perlu kita sampaikan juga bahwa di bulan ini. Ada moment atau Iven nasional yang akan di gelar di kota Selatpanjang ini.yakni moment perang air( Cian Cui) iven skalanya nasional ini hendaknya moment moment ini menjadi perhatian serius pihak PLN Selatpanjang.
Hal ini kita sampaikan kepada pihak PLN,Tujuanya untuk menjaga kekhusukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa, begitu juga ummat budha jalankan hari raya Imlek dan suksesnya Iven nasional di meranti.
Hal yang sama di sampaikan oleh Noli Sugiharto, wakil rakyat asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Di tempat berbeda ia mendesak PLN Selatpanjang lebih sigap dalam mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik moment moment penting ini.
"Pada prinsipnya kita berharap kepada PLN Selatpanjang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat dalam menyediakan pasokan daya listrik. terlebih di momen moment penting seperti Puasa Ramadhan, Imlek, Iven Nasional perang air, Hingga perayaan hari raya idul Fitri nanti.
Jangan sampai listrik mati saat Azan berkumandang, Saat masyarakat sedang berbuka puasa, apalagi saat tarawih, Tadarus, dan bahkan Sahur
Pasokan listrik sudah cukup, daya listrik juga sudah aman, jika memang listrik mati karena ada gangguan Hewan dan faktor alam lain nya, kita memaklumi, namun jangan sampai menganggu ibadah penting umat islam di bulan suci Ramadhan
Kenapa hal ini harus menjadi perhatian serius, Karena dimoment moment ini jika terjadi pemadaman listrik,efeknya akan tidak bagus. kalau mati lampu pasti ibadahnya merasa terganggu alias tidak nyaman.
Begitu juga ummat beragama Budha dan Khonghucu yang sedang menjalankan perayaan Imlek. Pasti rangkaian acara kegiatanya juga terkendala kan.
Belum lagi diwaktu bersamaan akan di gelar digelar Iven perang air yang sudah masuk kategori Iven nasional, jangan sampailah listrik padam. Sebab di moment ini kan banyak tamu datang berhari hari di kota Selatpanjang ini.baik tamu domestik maupun tamu dari luar negeri.jelas akan menimbulkan ketidak nyamanan buat mereka. Kita harus menjamin semua Event yang akan datang bisa berjalan dengan baik dan sukses
Untuk itu kata wakil rakyat daerah pemilihan dapil 1 Meranti ini menambahkan, Hendaknya dari sekarang berupaya secara kontinue melakukan langkah langkah antisipasi atau persuasif dalam menghindari terjadinya pemadaman listrik pada moment moment tersebut. Jangan lalai lah pokoknya.
Sementara itu Dalie Priasmoro Manager PLN Selatpanjang kepada wartawan ini lewat sambungan selulernya,
Menyampaikan jika dilihat dari ketersediaan daya yang ada. Menghadapi Ramdhan dan moment penting lainya. Pasokan listrik sangat memadai atau mencukupi.
"Dengan bertambahnya satu unit mesin penambah daya,dan sudah beroperasi sejak Desember lalu,Kita pastikan pasokan listrik di bulan puasa ini sudah mencukupi atau tidak ada kendala.Insyaalloh pasokan listrik kita aman lah Kata Dalie.
Hanya saja. Jika pun ada kendala atau gangguan paling-paling nanti di sebabkan oleh persoalan gangguan eksternal. Misalkan aja seperti yang terjadi akhir akhir ini,adanya binatang yang terangkut di jaringan listrik dan sejumlah persoalan lainya di lapangan seperti faktor alam. Jelasnya. *** rls