UTUSANRIAU. CO, MERANTI - Memasuki hari ketiga pasca Insiden tabrakan laka laut yang melibatkan Speedboat Mega Fajar 5 dan Speedboat Levindo 10.tim.basarnas pekan baru terus melakukan pencarian satu korban hilang.
Kepada awak media ini, Rabu (4/2/26) melalui selulernya Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra,membenarkan jika sampai hari ini timnya masih terus lakukan pencairan.
'Memasuki hari ketiga ini tim Basarnas pekan baru Masih lakukan pencarian pencarian satu kru kapal Mega Fajar yang hilang jatuh kelaut akibat tabrakan dengan speed levindo 10 katanya.
Lanjut dia lagi pencarian korban jatuh kelaut tersebut menggunakan Armada unit RB 218 Pekanbaru.
Guna mempercepat pencarian,areal pencarian korban pun di perluas oleh tim menjadi10 NM jelasnya.
Sebagaimana di beritakan sebelumnya, Tabrakan dua speedbood antara Mega Fajar Lima dengan Levindo 10 terjadi di jalur padat pelayaran yang berlokasi antara Pulau Burung dan Pulau Pelembang, Pada senin (2/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dalam kecelakaan laut itu mengakibatkan satu awak kapal Mega Fajar Lima dilaporkan hilang tenggelam.
Berdasarkan laporan Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, tabrakan dua speedbood itu memang terjadi di perairan Kepulauan Riau,Hanya saja terakhir titik koordinat terdeteksi berada di sekitar perairan Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Awak Speedboat Mega Fajar 5 yang terjatuh kelaut saat musibah tabrakan itu atas nama M. Ridwan (62).Sementara awak kapal lainnya berhasil diselamatkan dan di bawa ke RSUD tanjung balai Karimun untuk lakukan perobatan.
Jelas Prima lagi, Speedboat Mega Fajar 5 sendiri mengangkut muatan ayam sebanyak 260 boks.Dari Pelabuhan Bongkar Muat Kota Segara Mentigi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Speedboat Mega Fajar 5 yang diawaki lima kru, dengan nahkoda Darmansyah (53), Kepala Kamar Mesin Ilah Samri (43), serta tiga ABK masing-masing M. Arsyad (56), M. Ridwan (62), dan Kamarizom (38).dengan tujuan pelabuhan Buton kabupaten Siak.
Sementara Speedboat Levindo 10 sendiri mengangkut barang ekspedisi dari Tanjung Buton, Kabupaten Siak, menuju Tanjung Uban, Kepulauan Riau,” dan tidak ada korban dari pihak Speedboat Levindo 10.unhkap prima. Satu korban terpelanting kelaut belum di ketemukan. ** rls /Anto