BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) menggelar Operasi Pasar Murah yang dipusatkan di Pujasera, Jalan Pulau Baru, Bagansiapiapi, Selasa (10/2) pagi.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal. Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut Kadisperindagsar Mhammad Fauzi, Kadisdikbud M. Nurhidayat, Kadiskominfotiks Mursal, Kabag Ekonomi Raja Doni dan Perwakilan Camat Bangko.
Kadisperindagsar Rohil M. Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan suci Ramadhan.
"Operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga daya beli masyarakat. Kita ingin memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil di tengah masyarakat," ujar Fauzi.
Adapun komoditas yang disalurkan dalam operasi pasar ini meliputi Beras Mahkota, Beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, hingga mie instan.
Sementara itu, Sekda Rohil Fauzi Efrizal memberikan apresiasi atas antusiasme warga yang luar biasa. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan para pelaku usaha di Kabupaten Rokan Hilir.
"Melihat kondisi ekonomi saat ini, biasanya menjelang puasa harga kebutuhan pokok cenderung naik. Melalui dinas terkait, pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban rumah tangga masyarakat. Kami berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan, bahkan menjelang Idulfitri nanti," kata Sekda.
Selain fokus pada pangan, Sekda juga menyampaikan pesan khusus dari Bupati Rohil terkait toleransi beragama. Pasalnya, awal Ramadhan tahun ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat agar pelaksanaan ibadah Ramadhan dan perayaan Imlek berjalan berdampingan dengan damai. Kami mengimbau agar tidak ada penggunaan petasan yang dapat mengganggu kekhusyukan salat tarawih, sehingga ketertiban dan kenyamanan tetap terjaga," pungkasnya. (zal)