UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU – Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah unggulan nasional di sektor perkebunan dan kehutanan. Hamparan jutaan hektare kebun kelapa sawit serta Hutan Tanaman Industri (HTI) jenis akasia dan eucalyptus menjadikan Riau sebagai pusat produksi strategis di Indonesia.
Potensi besar tersebut tentu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan terampil dalam bidang budidaya serta pengelolaan perkebunan dan kehutanan. Namun, hingga saat ini, ketersediaan tenaga kerja terlatih masih belum sebanding dengan luasnya lahan dan kebutuhan industri.
Menjawab tantangan tersebut, sektor pendidikan menjadi solusi utama, khususnya melalui pendidikan vokasi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja dan memiliki keahlian spesifik sesuai kebutuhan industri.
Ketua Yayasan Nurul Falah Pekanbaru, DR Muhammad Syafii, SPd MPd menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit dan kehutanan HTI membutuhkan jutaan tenaga kerja profesional yang idealnya diisi oleh putra-putri daerah Riau sendiri.
Ia juga menyoroti masih minimnya sekolah yang secara khusus fokus pada bidang kelapa sawit dan kehutanan, padahal ratusan perusahaan besar beroperasi di Riau, termasuk perusahaan kelas dunia seperti PT Riau Andalan Pulp and Paper dan PT Indah Kiat Pulp and Paper.
Berangkat dari pengalaman pendidikan vokasi di Jerman, Syafii menyampaikan bahwa pihaknya telah memulai langkah konkret sejak tahun 2022 dengan mendirikan SMK pertama di Indonesia yang fokus pada bidang kelapa sawit dan kehutanan HTI.
Kini, di bawah naungan Yayasan Nurul Falah, kembali dibuka jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit dan Kehutanan HTI di SMK Nurul Falah Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Lintas Timur KM 18,5, Kecamatan Kulim, Pekanbaru.
Kehadiran sekolah ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya. Untuk pertama kalinya, tersedia lembaga pendidikan vokasi yang secara khusus mengintegrasikan keilmuan perkebunan kelapa sawit dan kehutanan dalam satu sistem pembelajaran terpadu.
SMK Nurul Falah Pekanbaru menawarkan berbagai fasilitas unggulan, mulai dari ruang belajar modern ber-AC dan digital room, lahan praktikum seluas 4 hektare, hingga jaminan peluang kerja atau melanjutkan pendidikan di bidang terkait. Selain itu, siswa juga akan mendapatkan sertifikat keahlian seperti kerani atau mandor kebun/HTI.
Dengan dibukanya Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Ajaran 2026/2027, masyarakat diajak untuk segera mendaftarkan putra-putrinya. Tersedia pilihan jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan, Kehutanan (Akasia dan Eucalyptus), serta Administrasi (Kerani Sawit dan HTI), menjadikan sekolah ini sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi unggul menuju masa depan Riau yang lebih maju dan berdaya saing.***rls Edward p