‎Cegah DBD dan Malaria, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Lakukan Fogging Bersama Dinkes Pekanbaru

Selasa, 02 Juni 2026 | 13:53:13 WIB
‎Cegah DBD dan Malaria, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Lakukan Fogging Bersama Dinkes Pekanbaru

UTUSANRIAU.CO, ‎PEKANBARU - Sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru melaksanakan Fogging pada area Lapas, Selasa (02/06/2026).

‎Kegiatan Fogging dilakukan sebagai langkah pencegahan berkembangnya vektor nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan teknik pengasapan. Tujuan dari Fogging ini adalah untuk membunuh nyamuk dan memutus rantai penularan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.


‎Walikota Agung Nugroho menegaskan bahwa warga binaan lapas adalah masyarakat pekanbaru yang juga harus kita perhatikan kesehataannya, tidak boleh ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, ujarnya.

‎Plh Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dedy Sambudi menjelaskan, kegiatan fogging ini merupakan arahan Bapak Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, untuk meniindak lanjut MOU antar pemko pekanbaru dan lapas kelas IIA tentang pelayanan kesehatan untuk warga Binaan Lapas. Fogging di lapas pekanbaru sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah di Lapas. Pelaksanaanya dilakukan pada seluruh area Lapas meliputi : blok hunian, gedung kantor, tempat ibadah, dapur Lapas dan poliklinik.

‎"Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dengan instansi vertikal, khususnya di Lapas untuk mewujudkan Pemasyarakatan Sehat. Saya juga selalu menyampaikan kepada Tenaga Medis di Lingkungan Dinkes Pekanbaru agar tidak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga binaan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit serta menciptakan lingkungan bersih dan nyaman”,Jelas Dedy.

‎Langkah pencegahan ini diharapkan menjadi model bagi instansi lain dalam upaya melindungi dari bahaya penyakit DBD. Kesehatan adalah tanggung jawab bersama, dan melalui sinergi lintas sektor seperti yang dilakukan Lapas Pekanbaru, ancaman penyakit menular dapat ditekan seminimal mungkin.  

‎Diharapkan dengan pelaksanaan Fogging di Lapas Pekanbaru, dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi para petugas serta warga binaan dalam menghadapi potensi penyebaran penyakit khususnya yang ditularkan oleh nyamuk demam berdarah.

‎"Dengan fogging hari ini, diharapkan lingkungan Lapas Pekanbaru tetap steril dari ancaman nyamuk pembawa virus DBD. Seluruh Warga Binaan dan Pegawai juga diajak untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama," tutupnya. **kim

Terkini