Polsek Kuala Kampar Kawal Ketahanan Pangan, 15 Hektare Jagung Pipil di Sungai Solok Tumbuh Subur dan Siap Panen Bergilir

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:46:34 WIB

UTUSAN RIAU.CO, PELALAWAN — Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan hingga ke wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan. Personel Polsek Kuala Kampar bersama Pemerintah Desa Sungai Solok dan Kelompok Tani (Poktan) Senang Jaya melaksanakan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Sungai Solok, Kecamatan Kuala Kampar, Selasa (9/6/2026) siang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan keberhasilan sektor pertanian yang menopang perekonomian masyarakat.

Pemantauan dilakukan di areal kebun milik M. Radik yang menjadi lokasi pengembangan jagung pipil seluas 15 hektare. Lahan yang dikelola oleh Poktan Senang Jaya tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra produksi jagung pipil swadaya di Kabupaten Pelalawan, khususnya di kawasan pesisir Kuala Kampar.

Kapolsek Kuala Kampar AKP Rian Onel, SH., MH menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara langsung untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan hingga masa panen. Keberadaan lahan yang terdata pada titik koordinat 0.66287438 N dan 103.25929418 E juga memudahkan proses pemantauan berkala oleh pihak terkait.

Dalam kegiatan tersebut hadir personel Polsek Kuala Kampar, perangkat Desa Sungai Solok, serta anggota Poktan Senang Jaya. Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program ketahanan pangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hasil pengecekan menunjukkan perkembangan tanaman jagung yang cukup menggembirakan. Dari total 15 hektare lahan, masing-masing 5 hektare memiliki usia tanam berbeda, yakni 66 hari, 76 hari, dan 33 hari. Strategi penanaman bertahap ini memungkinkan panen dilakukan secara bergilir sehingga hasil produksi dapat lebih stabil dan berkesinambungan.

Selain memeriksa usia tanaman, tim juga mengevaluasi penggunaan pupuk dan kondisi fisik tanaman. Seluruh blok lahan diketahui menggunakan pupuk NPK, dolomit, dan pupuk organik cair (POC). Tanaman jagung tumbuh dengan baik, ditandai daun yang hijau segar serta perawatan rutin yang terus dilakukan oleh para petani.

Kondisi tersebut menjadi indikator positif menuju hasil panen yang optimal.
Kapolsek Kuala Kampar AKP Rian Onel, SH., MH memberikan apresiasi kepada Poktan Senang Jaya dan Pemerintah Desa Sungai Solok atas kerja keras mereka dalam mengembangkan pertanian jagung pipil. Ia menegaskan bahwa Polsek Kuala Kampar siap terus mendampingi masyarakat hingga masa panen tiba.

“Saya apresiasi Poktan Senang Jaya dan Pemdes Sungai Solok. Pola tanam bergilir ini sangat baik untuk menjaga kesinambungan hasil produksi. Dengan semangat Melindungi Tuah Menjaga Marwah, Polri akan terus mengawal keamanan dan mendukung petani agar dapat bekerja dengan tenang sehingga hasil panen melimpah dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat pesisir Kuala Kampar,” tegasnya.****rls / ep

Terkini