BENGKALIS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau meresmikan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) milik pasangan Zar'an dan Anisah di Dusun Mukti Sari, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Kamis (11/6/2026).
Rumah tersebut merupakan salah satu program bantuan RLHB Baznas Riau yang dibangun melalui anggaran tahun 2025 dan diresmikan secara simbolis pada Juni 2026.
Ketua I Baznas Provinsi Riau, Dr Yahanan, mengatakan Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu daerah yang mendapatkan perhatian melalui program RLHB. Pada tahun 2025, Baznas Riau menyalurkan bantuan untuk 16 unit rumah di Kabupaten Bengkalis. Dari jumlah tersebut, sembilan unit merupakan rumah baru yang dibangun dengan anggaran Rp75 juta per unit, sedangkan tujuh unit lainnya berupa program rehabilitasi rumah dengan nilai bantuan Rp25 juta per unit.
"Untuk Kabupaten Bengkalis pada tahun 2025 terdapat 16 rumah yang mendapatkan bantuan dari Baznas Riau. Sebanyak sembilan unit merupakan pembangunan rumah baru dengan biaya Rp75 juta per unit, sedangkan sisanya merupakan program rehabilitasi rumah dengan bantuan Rp25 juta per unit," ujar Dr. Yahanan. Kamis (11/6/2026).
Rumah yang diresmikan tersebut merupakan hasil pengajuan yang difasilitasi oleh dosen Politeknik Negeri Bengkalis, Syahrizal, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Politeknik Negeri Bengkalis. UPZ Polbeng selama ini turut berkontribusi dalam penghimpunan zakat yang disalurkan melalui Baznas Provinsi Riau untuk berbagai program kemaslahatan masyarakat.
Syahrizal menjelaskan, proses pengajuan bantuan dilakukan dengan mekanisme yang cukup mudah. Proposal bantuan diajukan pada awal tahun 2025 setelah memperoleh informasi dari UPZ Polbeng terkait program RLHB Baznas Riau. Kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan pihak Baznas Riau diperoleh saat kunjungan Baznas ke Politeknik Negeri Bengkalis pada Juli 2025.
"Proposal kami ajukan pada awal tahun 2025. Kemudian pada Juli 2025 kami berkesempatan bertanya langsung kepada pihak Baznas Riau saat berkunjung ke Politeknik Negeri Bengkalis. Alhamdulillah pada Agustus 2025 pengajuan tersebut disetujui dan pembangunan rumah mulai dilaksanakan," jelas Syahrizal.
Ia menambahkan, proses pembangunan rumah dilakukan dalam dua tahap. Tahap akhir pembangunan selesai pada awal Januari 2026 dan langsung dapat ditempati oleh keluarga penerima manfaat. Sementara peresmian pemakaian secara simbolis baru dilaksanakan pada Juni 2026 setelah seluruh rangkaian administrasi dan program selesai dilaksanakan.
Sementara itu, Zar'an selaku penerima manfaat mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diberikan Baznas Riau. Menurutnya, rumah yang kini ditempati bersama keluarga memberikan kenyamanan dan rasa aman yang sebelumnya sulit diperoleh. Ia mengucapkan terima kasih kepada Baznas Riau, UPZ Polbeng, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni tersebut.
Melalui program RLHB ini, Baznas Provinsi Riau berharap semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan manfaat bantuan perumahan. Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal warga, program tersebut juga menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Provinsi Riau. **Dikki