Polsek Pangkalan Kuras Pantau 12 Hektare Jagung, Wujud Nyata Ketahanan Pangan Di Sialang Indah

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:56:41 WIB

UTUSAN RIAU.CO, PELALAWAN —  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polsek Pangkalan Kuras, Polres Pelalawan. Pada Rabu (24/6/2026), jajaran kepolisian bersama tim pendamping dari Polda Riau turun langsung ke lahan tumpang sari KUD Sialang Makmur di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang kini mencapai total 12 hektare.

Kegiatan monitoring dilakukan pada dua areal penanaman berbeda. Untuk Kuartal I, tanaman jagung yang ditanam pada Maret 2026 menempati lahan seluas 2 hektare dengan tinggi tanaman berkisar antara 1,8 hingga 3 meter. Sebagian besar tongkol telah memasuki masa tua dan diperkirakan siap dipanen pada pertengahan Juli 2026.

Sementara itu, areal Kuartal II seluas 10 hektare yang ditanam pada April 2026 kini berumur sekitar 50 hari dengan tinggi tanaman antara 50 hingga 180 sentimeter dan mulai menunjukkan pertumbuhan tongkol muda yang menjanjikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Karo SDM Polda Riau Khusnul Mubarok, SP., MBA, Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan Situmeang, SH, Bintara Kompetensi Khusus Polda Riau Bripda Ardiansyah Harahap, SP, Bripda M. Putra Aulia, SPT, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu Aipda Alamsyah, serta Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah Aipda Samuel Sihite.

Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan Situmeang menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para petani dalam mengelola lahan hingga masa panen tiba. Menurutnya, keberhasilan pertanian jagung tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

“Polsek Pangkalan Kuras siap mendampingi petani KUD Sialang Makmur dari masa tanam hingga panen. Kuartal I sudah mendekati masa panen, sedangkan Kuartal II masih membutuhkan perawatan yang lebih intensif. Setiap tongkol jagung yang tumbuh merupakan bagian dari ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kompol Rinaldi.

Sementara itu, Staf Khusus Karo SDM Polda Riau Khusnul Mubarok memberikan sejumlah masukan teknis kepada kelompok tani agar produktivitas tanaman tetap optimal. Ia menekankan pentingnya perawatan rutin, pemupukan yang terjadwal, serta penyiraman secara berkala terutama saat memasuki musim kemarau.

“Jagung ini adalah investasi pangan bagi desa. Lakukan perawatan secara konsisten, termasuk pemupukan dan penyiraman minimal satu kali dalam seminggu ketika musim kemarau. Jika dirawat dengan baik, hasilnya akan kembali menjadi manfaat bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan pangan maupun peningkatan ekonomi keluarga,” katanya.

Dalam pengecekan lapangan, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap tinggi tanaman, kondisi daun, perkembangan tongkol, serta potensi gangguan hama dan penyakit. Hasil pengamatan menunjukkan tanaman jagung tumbuh subur dengan warna daun hijau merata, perkembangan tongkol yang baik, serta belum ditemukan serangan hama yang berarti.

Keberhasilan pengelolaan 12 hektare lahan jagung di Desa Sialang Indah menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah, dan kepolisian mampu mendorong terwujudnya kemandirian pangan di daerah. Dari tanaman setinggi 50 sentimeter hingga menjulang tiga meter, tersimpan harapan besar bagi masa depan masyarakat. Semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” pun tidak hanya diwujudkan melalui keamanan, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan warga Pelalawan. ****rls / Edward P

Terkini