80 Jembatan Presisi Diresmikan di Riau, Desa Ransang Kini Terhubung Lebih Cepat

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:58:05 WIB
Suasana penuh suka cita menyelimuti Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (8/7/2026). Tepat pukul 10.00 WIB, Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau resmi diresmikan sebagai bagian dari 80 unit jembatan yang dibangun dan diresmikan secara serentak di seluruh Provinsi Riau

UTUSAN RIAU.CO, PELALAWAN  — Suasana penuh suka cita menyelimuti Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (8/7/2026). Tepat pukul 10.00 WIB, Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau resmi diresmikan sebagai bagian dari 80 unit jembatan yang dibangun dan diresmikan secara serentak di seluruh Provinsi Riau. Peresmian terpusat digelar di Kota Dumai dan diikuti secara daring oleh seluruh daerah, termasuk Kabupaten Pelalawan.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ransang menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih aman dan cepat. Selama ini, warga harus memutar cukup jauh bahkan menghadapi risiko saat menuju sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, maupun pusat aktivitas ekonomi. Kini, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekaligus menekan biaya transportasi dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan.

Peresmian di Desa Ransang dihadiri Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Ketua DPRD Pelalawan H. Syafrizal, S.E., Kajari Pelalawan Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Thamrin, S.H., Danramil 03/Bunut Kapten Arh Mujiono mewakili Dandim 0313/KPR, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, Camat Pelalawan Pandu, S.Tr IP MSi, Kepala Desa Ransang Musliadi, tokoh masyarakat, pelajar, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Secara virtual, peresmian dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Riau Herry Heryawan. Dalam sambutannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi penting dalam mempercepat konektivitas, menurunkan biaya logistik, membuka pusat-pusat ekonomi baru, serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
Kapolda Riau juga menjelaskan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II merupakan langkah nyata pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80, program tersebut membuat total Jembatan Merah Putih Presisi yang telah dibangun di Riau mencapai 110 unit yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Dalam sesi dialog virtual bersama masyarakat, Kapolri menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran jembatan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan memberikan harapan baru bagi anak-anak yang kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman tanpa harus melewati jalur yang berbahaya ataupun memutar jauh.

Kapolri juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban agar pembangunan dapat terus berjalan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata hingga ke pelosok desa.

Apresiasi turut disampaikan masyarakat Desa Ransang yang merasakan langsung manfaat pembangunan tersebut. Warga menyebut Jembatan Merah Putih Presisi sebagai urat nadi baru yang akan memperlancar mobilitas, mempercepat akses menuju pelayanan kesehatan, memudahkan anak-anak menuju sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembacaan doa, pemutaran video pembangunan jembatan, sambutan Kapolda Riau, dialog virtual bersama Kapolri, penandatanganan prasasti, hingga peresmian secara simbolis. Di Desa Ransang, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh unsur Forkopimda, peninjauan jembatan, penyerahan tali asih kepada masyarakat, dan sesi foto bersama.

Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ransang, diharapkan lahir manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Infrastruktur ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah yang sebelumnya terpisah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mempercepat pelayanan publik, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. ****rls / Edward P

Terkini