Mahir Bikin Roti, WBP Lapas Bagansiapiapi Bebas dan Kantongi Tabungan untuk Bekal Pulang

Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:55:16 WIB
Mahir Bikin Roti, WBP Lapas Bagansiapiapi Bebas dan Kantongi Tabungan untuk Bekal Pulang

UJUNG TANJUNG - Mengakhiri masa pidana selama 2 tahun dengan hal positif, seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial MJ di Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi di Ujung Tanjung resmi bebas pada Rabu (12/8).

Tak hanya membawa pulang keahlian membuat roti (bakery), MJ juga menerima buku tabungan berisi akumulasi premi (upah karya) dari hasil kerjanya selama mengikuti pembinaan kemandirian.

Program ini merupakan bentuk fasilitasi dari Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Bagansiapiapi, di mana para WBP produktif dibukakan rekening tabungan tanpa kartu ATM agar premi hasil kerja keras mereka tersimpan aman dan transparan hingga hari pembebasan.

Buku tabungan tersebut diserahkan langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Rocky Iswad Danamik, mewakili Kasi Giatja saat prosesi pembebasan.

"Program tabungan ini memastikan hak premi WBP tersimpan dengan baik. Setelah 2 tahun aktif berproduksi di unit bakery, akumulasi tabungan ini hari ini kami serahkan sepenuhnya kepada MJ agar bisa dimanfaatkan sebagai ongkos pulang dan modal awal di masyarakat," jelas Rocky.

Di tempat terpisah, Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, berpesan agar keahlian yang diperoleh dijadikan modal untuk menata masa depan.

"Jadikan keterampilan pembuatan roti ini sebagai batu loncatan kehidupan yang baru bagi MJ. Buktikan kepada keluarga dan masyarakat bahwa saudara telah berubah menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan bermanfaat," tutur Agus Imam Taufik.

Dengan rasa haru, MJ menyampaikan terima kasih atas bimbingan yang diterimanya selama menjalani masa pemidanaan.

"Terima kasih kepada Bapak Kalapas Agus Imam Taufik, Pak Rocky, dan seluruh jajaran Giatja. Di sini saya tidak hanya diajari bikin roti sampai mahir, tapi juga diajari menabung. Tabungan ini sangat membantu untuk ongkos saya pulang ke rumah," ungkap MJ bersyukur.

Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi membuktikan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang siap kerja, mandiri, dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat. (zal)

Terkini