ROKAN HILIR,UTUSANRIAU.CO -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meminta kepada guru supaya tidak melibatkan siswa dalam hal politik, karena efeknya akan berdampak buruk bagi siswa dalam proses belajar.
"Seumuran siswa tidak akan mengerti yang namanya politik,jangan diterapkan hal yang buruk itu,"tegas Kepala Disdik Rohil Misnawati Spd, dalam sambuatannya pada malam pentas anak HUT Yayasan Perguruan Wahidin (YPW) baru-baru ini di Bagansiapiapi.
Misnawati sangat takjub dengan penampilan para anak-anak TK YPW saat membawakan tari persembahan yang bernuansa melayu,dimana saat membawa tepak sikapur sirih dengan rapi,kemudian tari lenggang kangkung dan bara bere membuat ratusan penonton terbahak-bahak disertai tepuk tangan dan serakan dari penonton.
"Penampilan anak-anak sangat bagus,ini lah generasi kita,jadi para guru maupun pengurus yayasan jangan sampai mematahkan semangat anak didiknya,apalagi dengan cara urusan politik,"ujar Misna.
Dikatakan Misna, kalau para guru maupun pengurus yayasan ada masalah intren,maka selesaikan lah secara intren,jangan sampai melibatkan siswa. Karena bisa menganggu proses belajar siswa. "Namun saya yakin pengurus dan para guru yang ada di YPW ini tidak seperti itu, karena sekolah yang terakreditasi A ini disiplin nya sangat lah ketat,sehingga yayasan itu banyak melahirkan anak didik yang berprestasi dan bisa di bawa bersaing ke luar daerah,"puji Misna.
Acara pentas anak itu dihadiri oleh Plt Sekda Rohil HM.Job kurniawan, Kadis pendidikan Rohil Misnawati Spd, pengurus yayasan dan para orang tua siswa,malam hiburan itu diakhiri dengan peniupan lilin dan pemotongan kue serta menyanyikan lagu selamat ulang tahun.**(af)