Implementasi Monitoring Kurikulum 2013 Harus Dilakukan

Ahad, 12 Oktober 2014 | 11:10:50 WIB

BENGKALIS,UTUSANRIAU.CO -- Dengan berbagai kelemahan baik sarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM), tidak mustahil tetap masih ada sekolah-sekolah di Kabupaten Bengkalis ini, tetap masih memiliki hambatan dalam pelaksanaannya Monitoring terhadap implementasi kurikulum 2013 dalam proses belajar mengajar harus terus dilakukan, agar proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Bengkalis asal Kecamatan Bantan, Sofyan, bahwa monitoring atau pendampingan dari Dinas Pendidikan maupun UPTD Dinas Pendidikan penting dilakukan, agar dapat diketahui apa saja kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah, dan apa solusinya

"Walaupun bersifat tidak resmi, namun kondisi ini telah bermunculan sejumlah orang tua yang mengeluhkan proses belajar mengajar kurikulum 2013, seperti tidak jelasnya materi pelajaran yang harus dilanjutkan oleh para siswa di luar sekolah, sehingga orang tua bingung saat mengajarkan pada anak-anak mereka dirumah, "ujar Sofyan, Minggu (12/10/2014).

Menurut pandangan mantan Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis ini, dari pihak sekolah perlu menjelaskan pada para siswa tentang materi apa saja yang wajib dipelajari di rumah, kemudian untuk pra karya setiapo hari Minggu itu, apakah biayanya harus dibebankan ke siswa.

"Jadi, pihak sekolah perlu bijak dalam menyikapi hal ini, jangan sampai program pemerintah dalam menggratiskan biaya pendidikan itu malah membebani biaya lainnya dalam melangsungkan pendidikan, ”bebernya.

Persoalan lain, menurut Sofyan, terkait metode mengajar yang diterapkan guru yang masih menggunakan metode lama, sebab itu Disdik Bemgkalis perlu memonitoring para guru-guru, sebab jika hal ini terus dibiarkan, maka dalam mengajar sama sekali tidak ada kreatifitas, bahkan soal di bukupun harus melihat kunci jawaban.

“Sebab itu, kurikulum 2013 ini, tidak akan ada gunanya bila dalam mengajar masih cara pola lama, makanya, hal ini yang perlu diperhatikan serius bagi pemerintah terutama Dinas Pendidikan, ”tambah Sofyan lagi.**(bp)

Terkini