PELALAWAN, UTUSANRIAU.CO - Dalam Upaya meningkatkan Kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Pelalawan, Komisi I DPRD Pelalawan melakukan kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus studi banding ke sekolah Menengah Pertama Binaan Khusus di Kota Dumai yang menaungi 5 sekolah Binaan Khusus (Binsus) lainya yakni SMA Binsus, SMP Binsus, SD Binsus dan dua Taman Kanak-kanak Binsus. Sehingga berbagai program yang diterapkan di sekolah tersebut, sangat berpotensi untuk diterapkan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pelalawan.
Kunjungan kerja DPRD Pelalawan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Dumai Drs Ridwan didampingi oleh Kabid
Pendidikan Menengah Misdiono MM beserta Kepala Sekolah SMP Binsus Suriasmi MPd dan seluruh Kepala Sekolah Binaan Khusus SD, SMP,
SMA. Dalam kunjungan ini ada enam anggota dewan dari komisi I DPRD Pelalawan melakukan kunker yakni Wakil Ketua Komisi I Abdullah,
Sektretaris Komisi I Faisal SE, Efi zulfian, Syafrizal, Eliman Manurung dan Rustam Sinaga.
"Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan terutama untuk bersama-sama memajukan dunia
pendidikan. Dengan kunjungan kerja ini kita akan mengajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan untuk bisa menerapkan sistem
sekolah binaan khusus," terang Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Eka Putra yang diwakili oleh wakil Ketua Komisi I H Abdullah.
Abdullah mengatakan bahwa agenda yang dibahas dalam Kunker Komisi I pada penerapan sekolah binaan khusus, Pengawasan dan PSB, juga
tentang masalah pendidikan lainnya. Namun yang menjadi fokus pembahasan dalam Kunker tersebut, yakni tentang sekolah binsus,
Pengawasan dan PSB.
"Jadi melalui studi banding itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan mutu dunia pendidikan," tegasnya.
Dalam kunjungan studi banding itu, lanjutnya, Komisi I DPRD berusaha menyerap masukan tentang bagaimana pihak sekolah dan Pemerintah
Daerah Kota Dumai dalam menyiapkan seluruh sekolah menjadi sekolah yang berpredikat sekolah Binaan khusus dan berprestasi. Hal yang
paling pokok yang telah dilakukan Pemko Dumai dalam mendorong predikat sekolah binaan khusus atau sekolah unggulan itu, ungkapnya,
adalah pada tingginya perhatian Pemerintah Daerah terhadap anggaran penunjang program sektor pendidikan.
"Saya dan kawan-kawan atas apresiasi Dinas Pendidikan kota Dumai yang telah menyambut kedatangan kami dengan bagus, disamping itu
juga keseriusan Pemerintah Kota Dumai membangun sekolah binsus dengan didukung pendanaan yang sangat besar sudah membuah hasil yang
sangat memuaskan dengan segudang predikat prestasi sudah didapati. Untuk itu juga, penjaringan penerimaan siswa baru (PSB) sudah
bertaraf nasional dengan cara online.(ur2)