BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO -- Bupati H Herliyan Saleh mengatakan, peran seorang guru sangat mulia. Di tangan seorang guru lahir generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas. Di tangan guru pula muncul tokoh-tokoh atau kaum intelektual yang akan menjadi agent of change. Sejarah pun telah membuktikan, bahwa guru juga menjadi penentu maju atau mundurnya suatu bangsa.
“Ketika Amerika Serikat dan sekutunya meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom, yang ditanyakan pertama kali oleh Kaisar Jepang, bukan yang lain. Tetapi berapa orang guru yang masih hidup, "Herliyan memberi contoh.
Karena itu, sambungnya, sejalan dengan dijadikannya sektor pendidikan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan di daerah ini, maka Pemkab Bengkalis juga memberikan perhatian serius terhadap eksistensi guru. Misalnya terus berupaya meningkatkan kualitas kesejahteraan mereka.
Hal itu dikemukakan Herliyan Saleh ketika memberikan sambutan pada malam resepsi peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2014 dan Hari Ulang Tahun persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-69 tingkat Provinsi Riau, Sabtu (22/11/14) malam.
Malam resepsi yang dilaksanakan di Balai Kerapatan Sri Mahkota itu, selain dihadiri Wakil Bupati H Suayatao, Sekretaris Daerah H Burhanuddin, juga dihadiri Wakil Ketua PGRI Pusat Prof Dr Sutarman MPd, Ketua PGRI Provinsi Riau H Isjoni, Ketua dan Pengurus PGRI sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Di bagian lain Herliyan mengatakan, jika dulusosok guru hanya bersepeda butut sebagaimana digambarkan dalam salah satu syair lagu Iwan Fals. Tapi kini, kondisi tersebut sudah berubah 180 derajat, dimana kesejahteraan guru sudah meningkat.
Karena itu pada guru yang ada di daerah ini khususnya, Herliyan berharap peningkatan kesejahteraan ini harus diikuti dengan pengembangan kualitas diri. Ilmu pengetahuan yang dimiliki harus senantiasa terasah dan terus diperbaharui mengikuti perkembangan yang ada.
“Perhatian serius dari pemerintah tersebut harus, kata Herliyan, harus menjadi penyulut semangat untuk senantiasa terus meningkatkan kualitas diri. Tidak sekedar menjalankan tugas. Harus dapat memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.
“Seiring tuntutan pendidikan yang berkembang cepat, para guru selain dituntut untuk lebih kreatif, berwawasan, professional dan bermoral, jugaharus memiliki kompetensi yang tinggi serta menjadi pendorong perubahan, "pesannya. (adv/bp)
###