× Home Otonomi Pendidikan Ekonomi Nasional Olahraga Teknologi Hukum Lingkungan Religion Kesehatan Politik Kampus Pekanbaru Rokan Hulu Rokan Hilir Kampar Kuansing Pelalawan Bengkalis Indragiri Hilir Indragiri Hulu Meranti Siak Dumai
Bupati Rohul dapat penghargaan dari Presiden

rohul | 29 Juni 2020 | Dilihat : 51

Bupati Rohul dapat penghargaan dari Presiden

UTUSANRIAU.CO, JAKARTA - Presiden Republik indonesia Ir.H.Joko Widodo dari Istana Negara, mengumumkan bahwa Kabupaten Rohul masuk dalam daerah Top 5 kabupaten/kota dengan insiden kasus terendah dan 38 Kepala Daerah yang berhasil menekan kasus baru dan tidak ada yang meninggal akibat Covid 19 di daerahnya secara Nasional (Indoensia).

Kerja keras Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Corona Virus 2019 (Covid-19), bersama seluruh elemen masyarakat kabupaten Rokan Hulu,mendapat hasil yang maksimal sehingga pihak istana langsung mengumumkan hasil kerja ketas pemerintah daerah bersama TGTP2 Rohul,

Demikian siaran pers langsung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di dampingi 2 orang ahlinta, yaitu Prof Drh Wiku Bakti Bawono Adisasmito, M Sc Ph D, Guru besar kesehatan masyarakat UI (Ahli yang menekuni Kebijakan Kesehatan, sistem kesehatan penanggulangan penyakit infeksi) dan Dr Dewi Nur Aisyah, M Sc DIC (Ahli epidimologi dan pakar informasi penyakit menular) di Istana Negara, Jakarta 24 Juni 2020 lalu.

Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi dan penghargaannya atas keberhasilan kepala daerah dalam menaggulangi penyebaran Covid 19, Kemudian menekan kasus baru dan tidak ada pasien Covid 19 yang meninggal di daerahnya,” kata Presiden.

Presiden mengaskan, penilaian ini diperoleh dari adanya ‘Sistem Informasi Terintegrasi’, dengan tagar ‘Bersatu Melawan Civid 19’ yang membuat data-data yang berhubungan dengan penanggulangan Covid 19 mempunyai satu alur data dan terkoneksi dari daerah sampai ke Pusat.

Presiden melanjutkan, dengan sistem informasi terintegrasi, bersatu melawan Covid 19, ini juga dapat memantau perkembangan setiap wilayah, apakah mengalami perubahan status dari hijau ke kuning, ke orenge sampai ke Merah atau wilayah mengalami penurunan dari Merah ke Orange, ke kuning sampai ke hijau.

Analisis dan penelitian yang dilaksanakan oleh para ahli dalam rangka penerapan kebijakan dan kemajuan suatu program berdasarakan data-data yang dihimpun dan dianalisa dari tingkat yang paling bawah,ubgkap Pak Presiden.

Jokowi juga menegaskan, bahwa Kebijakan selalu berdasarkan data dan pendapat para ahli termasuk daerah yang mau masuk ke New Normal, juga harus berdasarkan data,urainya,

Pada saat konfrensi Pers tersebut, Presiden memberikan kesempatan kepada Prof Drh Wiku Bakti Bawono Adisasmito, M Sc Phd untuk memaparkan hasil kajiannya, Wisnu menyampaikan antara lain, bahwa Bagian yang penting adalah daerah tertentu di Indonesia, mampu meredam Covid 19 di daerahnya.

Wisnu melanjutkan, ada 38 daerah di Indonesia masuk kategori antara lain untuk Provinsi Riau, termasuk Rohul bersama Indragiri Hulu, Siak, Kampar, Dumai dan Pelalawan yang dinilai sebagai suatu keberhasilan bagi pimpinan daerahnya, dalam menanggulangi Covid 19,

Sementara, pada saat diberi kesempatan kepada Dr Dewi Nur Aisyah, M Sc DIC (Ahli epidimologi dan pakar informasi penyakit menular) dalam pemaparanya mengatakan, bahwa ada 5 daerah di Indonesia yang mempunyai kasus terendah, meskipun sudah terdampak atau Top 5 kabupaten/kota dengan insiden terendah di Indoensia.

Kemudian Kabupaten Rokan Hulu, masuk di dalam nya, sekaligus satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Riau bersama 4 kabupaten/kota di Provinsi lainnya, yaitu Tegal (Jawa tengah), Blora (Jawa Tengah), Lebak ( Banten), Aceh Utara (Aceh) dan Roakn Hulu ( Riau), dengan menggunakan 15 indikator yang telah ditetapkan, meliputi, 11 indikator epidimologi, 2 indikator Surveilens dan 2 indikator kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Rohul H Sukiman ketika di konfermasi, mengatakan bangga dan berterimakasih kepada semua pihak, Forkopimda, OPD, Polri dan TNI, Camat, Kepala Desa, BPD, Kadus RW dan RT, kemudian RSUD, dokter, bidan dan petugas kesehatan, serta para media.

Kemudian petugas lainya di bidang kesehatan, tokoh maayarakat, ulama, adat, pemuda dan mahasiswa serta kaum wanita dan para awak media massa beserta hurnalistiknya sampai kepada masyarakat umumnya yang tdiak dapat dirinci satu persatu, katanya.

Hal ini adalah kerja keras, keseriusan, kepedulian dan keberhasilan kita bersama. Bukti kerja dan kekompakan ini perlu kita jaga untuk menuju Rokan Hulu lebih maju, pungkas Bupati H Sukiman yang juga Ketua Tim GTP2 Covid-19, Kabupaten Rohul.(Adv/yus)