×
Malam Takbir & Sholat Ied 1443 H, Semangat Kebangkitan Setelah Dilanda Pandemi COVID -19

pelalawan | Selasa, 3 Mei 2022


UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN -  Bupati Pelalawan H Zukri dan Wakil Bupati H Nasarudin SH MH bersama unsur pemerintah lainnya secara kompak hadir saat pawai takbir malam Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Keramaian dan kemeriahan pun terlihat jelas pada pawai takbir malam Idul Fitri  itu. Begitu juga saat menjalankan Salat Idul Fitri 1443 Hijriah bersama ribuan masyarakat di lapangan bola Pangkalan Kerinci Selasa (02/5/2022). Hal ini ada sebagai awal kebangkitan usai di landa Pandemi COVID -19  selama 2 tahun.

Salat Ied digelar di lapangan setelah pemerintah mengizinkan pelaksananya, namun tetap dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Bupati Zukri dan Wabup Nasarudin hadir didampingi istri dan keluarganya.

Ada juga Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tengku Mukhlis dan keluarga serta beberapa pejabat lainnya.

Warga berbondong-bondong ke lapangan bola yang terletak di tepi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci dengan membawa sajadah masing-masing hingga penuh sesak.

Bertindak sebagai Khatib Salat Ied yakni H Zulkarnaen LC yang merupakan imam besar Masjid Al Muttaqim Pangkalan Kerinci, Khotbah oleh H Iswadi M Yazid LC MA, dan Bilal Jeri Lesmana SHi.

Salat Ied berlangsung lancar dan tertib diikuti ribuan jemaah.

Tampak Bupati Zukri dan Wabup Nasarudin sangat khusyuk mengikuti salat pada 1 Syawal 1443 Hijriah.

Personel dari Polres Pelalawan, Polsek Pangkalan Kerinci serta Satpol PP, Dinas Perhubungan. Terlihat  (Dishub) mengamankan lokasi Salat Ied. Terlihat juga ormas IPK dan Gamki hadir untuk pengamanan. 

Mulai dari pengaturan lalu lintas di Jalintim, pengamanan parkiran kendaraan, hingga penjagaan di beberapa pintu masuk lapangan bola.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H kepada seluruh masyarakat Pelalawan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun atas nama keluarga besarnya.

Lebaran tahun ini merupakan titik kebangkitan daerah dan segenap masyarakat dari keterpurukan selama ini akibat pandemi COVID-19.

Selama dua tahun berturut-turut Idul Fitri dirayakan secara terbatas untuk melindungi masyarakat dari virus yang mematikan.
"Pembatasan selama ini untuk kebaikan kita semua. Semoga pandemi Covid-19 ini secepatnya berubah menjadi endemi. Sehingga kita tak perlu takut lagi," tutur Zukri di hadapan ribuan jamaah Salat Ied. 

Zukri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tenaga kesehatan (nakes), personil TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan COVID-19 selama ini. Sebab tanpa perjuangan para tim, pandemi COVID-19 belum tentu bisa terlewati dengan baik.
Ia juga mendoakan para nakes yang gugur dalam perjuangan serta penanggulangan selama pandemi COVID-19.

Para almarhum dan almarhumah didoakan diterima di sisi Allah SWT.

Ke depan pemerintah masih tetap berjuang lantaran pandemi belum selesai secara total.
"Kita melihat masyarakat mulai pulih, ekonomi mulai bangkit, dan aktivitas tidak lagi dibatasi secara ketat," ujarnya.

Setelah Salat Ied selesai, seluruh jamaah kembali ke rumah masing-masing.
Bupati Zukri pulang ke kediaman untuk bersilaturahmi bersama keluarga besarnya.
Demikian juga dengan Wakil Bupati Nasarudin dan Sekdakab Tengku Mukhlis.  EP