×
Terjungkal Ke Dalam Parit, Pengemudi Mobil Meningal Terjepit Jalan Koridor Langgam PT RAPP KM 13

pelalawan | Kamis, 12 Mei 2022

Terjungkal Ke Dalam Parit, Pengemudi Mobil Meningal Terjepit

UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN - Kecelakaan kembali terjadi,  satu unit mobil jenis Toyota Calya BM 1251 ZG terjungkal ke dalam parit di Jalan Koridor PT RAPP, KM 13, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Ahad (08/05/2022) sekira pukul 12.10 Wib.

 Akibatnya pengemudi mobil Toyota Calya bernama Wendy Priyanto (20) warga Desa Langkan, Kecamatan Langgam tewas terjepit.

 Dimana kecelakaan tunggal itu terjadi saat mobil mini bus melaju dengan kencang dari arah Langgam menuju kota Pangkalan Kerinci.

Namun saat melewati jalan koridor PT RAPP dengan kondisi pengerasan dari tanah yang telah ditimbun tanah dan batu, tiba-tiba hilang kendali. Alhasil mobil mini bus langsung terjungkal ke parit. 

Setelah sempat menabrak tiang listrik hingga tumbang. Naas pengemudi mobil Calya tewas terjepit. Setelah kondisi mobilnya remuk dan jatuh terjungkal ke dalam parit. Sedangkan mobil tidak ada penumpang.

Tim Gakkum Satlantas Polres Pelalawan dipimpin Kanit Gakkum, Ipda Muharmadi SH, MH yang mendapat informasi segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sedangkan situasi di lokasi kejadian, terlihat banyak warga yang datang ingin melihat kecelakaan tersebut. Setelah kondisi mobil remuk yang terjungkal dalam parit . Dalam proses evakuasi, memakan waktu cukup lama.

Pasalnya pengemudi Calya masih terjepit di dalam dengan kondisi bersimbah darah dan tidak sadarkan diri.Maka petugas kepolisian dan dibantu warga, berhasil mengevakuasi pengemudi mobil Toyota Calya. Tapi  korban sudah tidak bernyawa. 

Selanjutnya mayat korban dilarikan ke kamar mayat RSUD Selasih untuk divisum. Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kasi Humas, AKP Edy Haryanto SH, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang menewaskan pengemudi mini bus tersebut.

"Kecelakaan terjadi diduga terjadi, akibat kelalaian pengemudi mobil Calya yang mengemudi dengan kecepatan tinggi. Hingga saat oleng tidak dapat dikendalikan dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan lalu jatuh ke parit," tutur Edy. ****rls