×
Tutup WMP Riau 2022, Boby: Jangan Takut Gagal Berwirausaha

olahraga | Minggu, 3 Juli 2022

Kadispora : Tutup WMP Riau 2022, Jangan Takut Gagal Berwirausaha

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU -  Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau H.Boby Rachmat, STTP, M.Si menutup kegiatan Wirausaha Muda Pemula (WMP) Provinsi Riau Tahun 2022, Jumat (1/7). Ia berpesan, jangan takut gagal dalam berwirausaha.

Kegiatan yang dilakukan di Hotel Mutiara Merdeka ini diikuti oleh 100 orang peserta dari berbagai jenis keterampilan bidang usaha utusan 12 kabupaten/kota se-Riau.

Menurutnya,  kegiatan tersebut
merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, di mana mengisyaratkan bahwa pemerintah pusat dan daerah memiliki  tugas mengembangkan kewirausahaan dikalangan pemuda.

"Dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan dapat meningkatkan minat para pemuda untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja, bukan sebagai pencari kerja," ujar Boby.

Selain itu, ia juga berpesan kepada para peserta untuk jangan takut gagal dalam berwirausaha. "Bangun image pasitif, sehingga muncul semangat dan keyakinan dalam berwirausaha sebagai pilihan karir," kata Kadispora.

Dalam kegiatan itu,  materi yang telah disampaikan para  narasumber, meliputi peran perbankan dalam pengembangan wirausaha disampaikan oleh Dr Bambang Rianto Rustam SE MM, dari Bank Riau Kepri. Lalu, grand desain pembangunan pemuda wirausaha oleh Alfa Frisa Septania, dari Ketua DPD PPJI Riau.

Kemudian, serba serbi kemasan  oleh Medy Muammar dari Caraka Corp. Digital marketing oleh Muatin, dari Forum Kewirausahaan Pemuda. Daur ulang limbah rumah tangga oleh Akmal dari Koperasi Skubari.

Selanjutnya, kiat-kiat sukses wirausaha oleh Dr Rahmansyah,  dari Owner Sultan Resto. Peran JAPNAS terhadap wirausaha muda oleh Arief Eka Saputra  dari Jaringan Pengusaha Nasional Riau.

Lalu, motivasi bisnis pemuda oleh Dodi Saftian Alamsyah dari Caraka Corp. Berkarier sebagai enterpreneur oleh Angga Panji,  dari Hidronusa Energi. Sukses story wirausaha muda from zero to hero oleh Ade Daulay dari PEMURI.

Kemudian, peran HIPMI dalam pengembangan wirausaha muda oleh Rahmad Illahi, dari Ketua HIPMI Riau. Peran FKP dalam pengembangan kewirausahaan pemuda oleh Muatin, dari Ketua FKP Riau. Dan,  model bisnis canvas dari sheilla Priscila dari Meetup Co Working.

Sementara itu, rincian dari 100 orang peserta utusan se-Riau itu adalah Kota Pekanbaru ada 67  orang, Kabupaten Kuantan Singingi  3 orang, Siak 3 orang, Rokan Hilir 3 orang, Rokan Hulu 3 orang,  Dumai 3  orang, Pelalawan 3  orang,  Bengkalis 3 orang, Kampar  3  orang, Meranti 3  orang, Inhu  3  orang, dan Inhil 3 orang.***Warno/vi