Bengkalis, utusanriau.co - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ada di Kabupaten Bengkalis yang saat ini sudah masuk katagori tanggap darurat kebakaran dan asap, namun, sayangnya dari sekolah sekolah yang ada di Bengkalis hingga sampai saat ini belum juga dliburkan.
Hal itu, sesuai dengan keterangan Kadisdik Bengkalis Herman Sani melalui Sekretaris Erna Susilastuti, Jum’at (28/2/14). Bahwa terkait meliburkan anak anak sekolah itu tergantung informasi dari Dinas Kesehatan, “kita pihak Disdik belum bisa memberikan ultimatum agar sekolah yang ada di Bengkalis, khususnya siswa tingkat SD diliburkan dsebabkan asap karhutla ini, lantaran dari pihak Diskes hingga sampai saat ini belum memberikan surat resmi bahayanya asap, “katanya.
Dalam hal status tanggap darurat kebakaran dan asap di wilayah Kabupaten Bengkalis ini, menurut Erna Susilastuti bahwa pihak dari Disdik telah menyurati ke Diskes untuk mengetahui sejauh mana bahayanya asap akibat karhutla bagi anak anak, “tapi hingga sampai saat ini kita belum dapat balasan dari Diskes, "ujarnya lagi.
Namun, sehubungan dengan bahayanya asap akibat karhutla yang ada di beberapa kawasan gambut di Kab. Bengkalis masih melanda, terutama di Kec. Bukit Batu-Bengkalis, pihak Disdik melalui Erna akan segera kooordinasi dengan Diskes agar dapat diketahui sampai sejauhmana bahayanya dampak kabut asap tersebut. (bp)
###
