Bengkalis, utusanriau.co - Kabut asap tebal menyelimuti hampir seluruh Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) itu mulai mengkhawatirkan. Sehingga Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis mengambil sikap meliburkan sekolah TK dan SD se-Kabupaten Bengkalis.
Sementara untuk sekolah setingkat SMP dan SMA sederajat tetap belajar seperti biasanya, dan di himbau menggunakan masker saat beraktifitas ke sekolah. Demikian diutarakan Kepala Disdik Bengkalis H. Herman Sani melalui Sekretaris Disdik Hj. Erna Susilastuty, Senin (3/3) jelang siang.
Dikatakan Hj. Erna, kebijakan libur sekolah untuk TK dan SD, itu merujuk pada surat dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis. Dari surat itu, Disdik menindaklanjuti dengan meliburkannya sampai kondisi membaik.
“Tadi pagi surat dari Diskes sudah kita terima, dan kita ambil sikap meliburkan sekolah. Sehingga kebijakan itu ada dasar. Hal ini sudah kita sampaikan kepada seluruh UPTD Disdik di Kabupaten Bengkalis,”katanya.
Erna menambahkan, khusus sekolah SMP dan SMA sederajat besok pagi (Selasa,red) tetap masuk seperti biasanya, dengan catatan seluruh siswa SMP dan SMA menggunakan masker saat berangkat ke sekolah.
“Pelajar SMA dan SMP kita himbau menggunakan masker, karena mereka besok masuk seperti biasa, kita minta UPTD mengumumkannya ke sekolah-sekolah secara resmi, dan hal ini sudah diberlakukan di Kecamatan Mandau dan Pinggir, sedangkan Kecamatan Bengkalis dan lainnya baru hari ini diinformasikan,”terangnya. (bp).
###
