Chevron Terima 184 Mahasiswa Magang

Chevron Terima 184 Mahasiswa Magang

Pekanbaru, utusanriau.co - Sekitar 184 Mahasiswa sala universitas di Riau, diterima magang di CPI. Ini adalah program tahunan Coop Student Magang CPI. Tahun 2014 ini program Coop Student memasuki angkatan XIII. Mahasiswa yang lulus berasal dari berbagai universitas di Riau seperti Unri, UIR, UIN, Umri, Unilak (mendaftar di P2K2 UNRI. Untuk PCR ke UPT PPM PCR dan politehnik Bengkalis.

Dari 300-an mahasiswa yang mendaftar, berhasil terjaring 184 mahasiswa yang sudah habis teori untuk program Coop Student di Chevron. Merek lolos setelah memenuhi persyaratan program Co-op Student seperti IPK minimal 3.00, toefl di atas 400 dan sudah menyelesaikan minimal 110 SKS.

"Co-operative Education atau Co-op merupakan salah satu program belajar bekerja terpadu CPI khusus untuk mahasiswa Riau sejak 2006 lalu," Pjs GM Policy Government and Public Affairs Sainur Arif.

Para mahasiswa yang berasal dari ilmu komunikasi, hubungan internasional, Administrasi Bisnis, manajemen, akutansi, tehnik sipil, tehnik kimia, tehnik elektro, tehnik komputer, tehnik elektronika telekomunikasi, tehnik informatika, tehnik elektro, sistem informasi, pendidikan bahasa inggris dan lain-lain.

Peserta Coop diwajibkan mengikuti orientas dengan materi antara lain, biulding, chevron overview, HES awareness, JDE awareness, comunication skill, exploration, ariba workshop, tata tertin dan etika berpakaian, email dan telephone, motivasi dan warehouse management.

Selain akan di kontrak 6 bulan dengan fasilitas gaji di Chevron, 184 akan dibagi ke seluruh distrik dan hampir seluruh tim di Chevron seperti di PGPA, Rumbai-Minas-Duri (6), Departemen Suply Chain Management dan tim Finance.

"Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas baik skill, pengetahuan serta memperkenalkan budaya perusahaan agar mereka nantinya dapat mempunyai nilai tambah di dunia industri sekaligus sarana untuk mempersiapkan para mahasiswa dalam memasuki industri dan dunia kerja," terang GM PGPA Chevron.

Menurutnya, hingga saat ini, sudah 822 mahasiswa di provinsi Riau telah mendapatkan manfaat untuk belajar dan bekerja di CPI melalui Co-op.

Direktur P2K2 Unri, Prof Saryono mengatakan bahwa program Co-op merupakan perpaduan antara dunia kampus dan dunia bisnis. Jadi ia mengharapkan agar mahasiswa peserta Co-op memiliki kemampuan lebih dan lebih siap dibandingkan dengan lulusan lain.

"Bahkan mahasiswa lulusan Co-op sudah mendapat tawaran dari beberapa perusahaan minyak lepas pantai sebelum lulus ujian akhir. Jadi sangat besar manfaat Co-op bagi dunia kampus," terangnya

Manfaat yang lebih luas lagi adalah dengan keberhasilan Co-op di Chevron, pusat akan memperluas program Co-op di seluruh Indonesia. Terutama Co-op Industri yang mempersiapkan mahasiswa di dunia usaha. (ra)

Berita Lainnya

Index