PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Pemerintah pusat telah menetapkan jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk Sekolak Menengah Atas (SMA) sederajat dan Ujian Kesetaraan Paket C akan dilaksanakan 14-16 April 2014 dan untuk ujian susulan dilaskanakan 22-24 April. Jadwal tersebut tidak akan berubah, meski Riau dilanda kabut asap.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Abdul Kadir kepada utusanriau, Sabtu (15/3/14) di Pekanbaru. "Kalau untuk pelaksanaan UN, jadwalnya tidak akan diundur, karena inikan sudah ditetapkan oleh pusat, jadi kita hanya berharap, masalah kabut asap ini sudah bisa hilang jelang tanggal pelaksanaan UN," kata Abdul Kadir.
Menurut Kadir, jadwal yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pusat tersebut, hanya bisa diundur ketika terjadi sesuatu yang sifatnya darurat atau bencana yang sangat tidak bisa dihindari. Meski dalam beberapa waktu terakhir, sekolah di Pekanbaru dan Riau lainnya membuat kebijakan meliburkan siswa mereka karena kabut asap.
Ketika ditanya apakah dengan banyaknya libur karena kabut asap ini, Kadir menegaskan dan berharap tidak akan terjadi penurunan nilai, karena jauh hari sekolah-sekolah juga telah melaksanakan try Out untuk siswa mereka, dan ketika diliburkan, pihak sekolah juga telah membuat himbauan agar mereka tetap belajar dirumah.
"Meski kita akui untuk belajar dirumah sendiri oleh siswa-siswi itu bobotnya tidak akan sama dengan belajar disekolah, tapi kita tetap optimis para siswa-siswi kita peserta UN SMA sederjat tahun ini akan mampu meraih hasil yang terbaik," ujar Dia.
Lebih lanjut, untuk mata ujian program IPA,IPS, Bahasa dan MA pada hari pertama Bahasa indonesia, hari kedua Matematika dan hari ketiga Bahasa inggris. Sementara untuk mata ujian susulan, Program IPA, hari pertama Biologi, kedua Kimia dan ketiga Fisika.
Sedangkan untuk jurusan IPS, hari pertama Geografi, kedua Sosiologi dan ketiga Ekonomi. Program Bahasa, hari pertama Sastra Indonesia, kedua Antropolgi dan ketiga Bahasa Asing. Dan MA program keagamaan hari pertama Hadis, kedua Fikih dan ketiga Tafsir.
Sementara UN SMK/MAK untuk hari pertama, Bahasa Indonesia, Kedua Matematika dan ketiga Bahasa Inggris. Bagi peserta berhalangan akan mengikuti ujian susulan dengan mata ujian yang sama tetapi paketnya berbeda.
"Mata ujian untuk UN dan susulan berbeda. Selain itu, untuk mata ujian UN tetap seperti UN tahun lalu, yaitu setiap siswa memiliki paket ujian yang berbeda,"jelas Kadir.
Kadir menambahkan, Jumlah peserta UN se Riau, SMP sederajat, 92.305,SMA sederajat 50 .899
dan SMK sederajat 21.417. Kemudian terkait anggaran UN sudah diprioritaskan Pemprov, karena program nasional. Sehingga dananya bisa digunakan sesuai dengan peruntukkan atau rill. Anggaran yang paling besar untuk pengadaan SD, MI,SLB dan Paket C Sementara untuk SMP dan SMA sederajat dicetak pusat.
Untuk penyelengaraan un di riau sekitar 5 miliar, Ini sudah termasuk pengadaan, transportasi, pengawasan akomodasi dan pencetakkan STTB. Panitia ujian nasional pusat akan melakukan sosialisasi ke Riau.Setiap siswa menerima paket soal yANg berbeda. "Sekarang pencetakkan soal sudah dimulai, awal april soal sudah didistribusikan ke Riau,"ungkapnya. (ris)
###
