Bengkalis, Utusanriau.co - Bupati Bengkalis, H Herliyan saleh berharap setiap desa memiliki Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN). MI swasta berpeluang berubah setatus menjadi neheri.
"Sebetulnya semuanya terbuka lebar, kalau saja para pengelola pendidikan MI selalu bertanya ke Kementrian Agama dan punya keinginan meningkatkan mutu pendidikannya," kata Herliyan belum lama ini.
Dalam hal ini, Herliyan menyatakan siap mendukung dan bersama-sama menghadap Kementrian Agama (Kemenag) di Jakarta yang tujuannya bagaimana madrasah ibtidaiyah yang ada di daerah dapat menyamai mutunya dengan SD dan kuantitasnya yang semakin meningkat
Disayangkan, sampai saat ini di Kabupaten Bengkalis hanya ada beberapa MIN saja. Selebihnya masih dikelola masyarakat (swadaya), Ada pula yang mendapatkan dana operasional dari kantor Kemenag. “Ketika MI menjadi negeri, maka akan banyak manfaat yang bakal diterima. Selain prasarana sekolah, saya yakin mutu siswanya juga akan lebih baik, kalau bisa satu Desa satu MI,” sebut Herliyan.
Tidak hanya berkomitmen menjadikan MI sebagai sekolah negeri, Bupati juga berharap para pengelola MI harus rajin bertanya dan mencari tahu tentang berbagai program bantuan yang ada di Kementrian Agama, Sama dengan kementrian lainnya, Bupati percaya di kementrian agama juga banyak progam bantuan kepada sekolah-sekolah agama yang ada di bawah naungannya.
“Kita harus rebut peluang ini dan jangan hanya berpuas dengan yang ada saat ini, sebab sudah berpuluh tahun sekolah MI di Kab. Bengkalis berdiri, tapi kondisi dan mutunya tidak ada perkembangan samasekali, kita harus bergerak ke arah yang lebih baik, ”ajak Herliyan. (bp)
###
