UJUNG TANJUNG - Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Bhabinkamtibmas sekaligus arahan pimpinan pada Selasa (20/1) pagi di Aula Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, SIK MH serta dihadiri Wakapolres Kompol Rikky Operiadi, S Sos., SIK, MIK, para Pejabat Utama (PJU), perwira, Bhabinkamtibmas, Kanit Intel, dan Kanit Binmas jajaran Polres Rokan Hilir.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Anev Bhabinkamtibmas merupakan agenda rutin bulanan. Tujuannya adalah mengevaluasi kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Kapolres menekankan bahwa Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di lapangan. Mereka dituntut untuk memahami kondisi wilayah serta menguasai tugas pokok dan fungsi masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain itu, Kapolres menginstruksikan jajaran Intelkam untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Setiap indikasi sekecil apa pun harus segera dilaporkan kepada pimpinan agar dapat ditangani dengan cepat.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan menerapkan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam). Ia menegaskan pentingnya menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra kepolisian.
Menyikapi kondisi cuaca kering, Kapolres meminta Bhabinkamtibmas aktif mengimbau masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia juga menekankan kewaspadaan terhadap ancaman serangan buaya yang belakangan marak terjadi.
Wakapolres Rokan Hilir dalam arahannya menyoroti peran Bhabinkamtibmas dalam memetakan potensi konflik di wilayah masing-masing. Ia menekankan perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak, serta pelayanan kepolisian yang humanis.
Kasat Reskrim turut memberikan paparan mengenai pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat. Ia menekankan pemahaman terhadap KUHP dan KUHAP baru dengan pendekatan restorative justice sebagai solusi penyelesaian konflik.
Kegiatan Anev ditutup dengan penyampaian Kabag Ops dan Kasat Intelkam yang menyoroti potensi konflik lahan di Rokan Hilir. Acara berakhir dengan sesi foto bersama sekitar pukul 11.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. (zal)
