BAGANSIAPIAPI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan jalan sepanjang Jalan Sumatra Laut, Kota Bagansiapiapi, Kamis (22/1) pagi.
Penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Rohil, Acil Rustianto, didampingi Kabid Ketertiban Umum Hardiono, Kadisperindagsar Rohil Muhammad Fauzi, serta Camat Bangko Aspri Mulya. Aparat TNI dan Polri juga turut mendukung jalannya kegiatan.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Acil Rustianto menjelaskan bahwa proses penertiban ini telah melalui tahapan panjang. Sosialisasi kepada para pedagang sudah dilakukan sejak Agustus 2025 lalu.
Setelah sosialisasi, Satpol PP memberikan teguran tertulis sebanyak tiga kali sebelum akhirnya melakukan pembongkaran lapak yang berada di badan jalan. "Kita tidak menghalangi pedagang mencari nafkah, tetapi harus sesuai dengan tempatnya," tegas Acil.
Ia menambahkan, penertiban berjalan lancar dan aman meski sempat terjadi sedikit ketegangan di lapangan. "Kalau sekadar drama kecil itu biasa, tapi tugas kami adalah menegakkan Peraturan Daerah demi keindahan kota Bagansiapiapi," ujarnya.
Menurut Acil, tujuan utama penertiban adalah menempatkan kembali para pedagang ke lokasi yang semestinya. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 50 persen PKL di Jalan Sumatra Laut sebenarnya sudah memiliki lapak di Pasar Bintang Hilir.
Pasca penertiban, kondisi di Pasar Bintang Hilir terlihat lebih tertib. Tidak ada lagi pedagang yang berjualan di badan jalan sehingga arus lalu lintas berjalan lancar tanpa hambatan.
Warga sekitar menyambut baik langkah ini karena keberadaan PKL di badan jalan sebelumnya sering menimbulkan kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Satpol PP bersama pemerintah daerah juga membantu para pedagang memindahkan barang dagangan serta lapak mereka ke Pasar Bintang Hilir. Hal ini dilakukan agar proses relokasi berjalan lebih mudah dan tidak memberatkan pedagang.
Ke depan, Satpol PP Rohil berkomitmen melakukan pengawasan rutin agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu maupun badan jalan di wilayah Kota Bagansiapiapi. "Kami ingin kota ini tertib, indah, dan tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," pungkas Acil Rustianto. (zal)
