BPAD Riau Lakukan Stock Opname Koleksi Perpustakaan

BPAD Riau Lakukan Stock Opname Koleksi Perpustakaan

Pekanbaru, utusanriau.co - Untuk mengetahui profil koleksi dengan tepat, mengetahui jumlah dokumen menurut klasifiksi dengan tepat, menyediakan jajaran katalog yang tersusun rapi yang mencerminkan kondisi dokumen, Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Riau akan lakukan Stock Opname perpustakaan.

"Stock Opname ini juga dalam rangka mengetahui dengan tepat koleksi tanpa katalog, dan mengetahui dengan tepat kondisi fisik dokumen/koleksi rusak, hilang, tidak lengkap, clipinjam dan lain-lain," jelas Kepala BPAD Provinsi Riau, Drs Chairul Riski, kepada wartawan, Selasa (11/02/14) dikantornya.

Riski mengatakan, kegiatan stock opname ini dimulai pada minggu ketiga bulan Februari 2014, selama masa Stock Opname, yakni 4 hingga 5 bulan kedepan pengunjung di perpustakaan tidak dibenarkan membawa buku pulang, hanya diperkenankan membaca buku di gedung perpustakaan dan kalau di foto copy juga diperkenankan.

Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan Stock Opname ini ditambahkan Riski adalah dapat menyusun daftar koleksi yang perlu disiangi, memperoleh petunjuk bahwa koleksi yang hilang berarti diminati pengguna dan dapat dijadikan pertimbangan pengadaan.

"Mengtahui laju kehilangan koleksi, dapat diperoleh susunan koleksi yang rapi dan sesuai urutan di rak, dan dapat dilakukan pembersihan koleksi dari debu dan kotoran lainnya," jelas mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau ini.

Riski menambahkan, untuk pekerjaan tersebut, akan dilakukan per lantai dari 4 lantai yang memiliki koleksi bahan pustaka diperpustakaan Seoman HS, sehingga teknis pekerjaan yang dilakukan adalah menutup proses sirkulasi peminjaman untuk buku keluar pada masing-masing lantai.

Namun lantai yang dilakukan sterilisasi tersebut tidak dilakukan secara bersamaan, tetapi secara bertahap, sehingga untuk hari-hari kerja biasa, mesyarakat/pengunjung/pemustaka tidak bisa melakukan peminjaman koleksi yang ada lantai yang belum dilakukan stock opname koleksi bahan pustaka.

"Selama kegiatan ini akan diterapkan pemanfaatan teknologi informasi berupa pengamanan koleksi dengan menggunakan RFID (Radio Frequency Identification) yang akan mempercepat proses sirkulasi peminjaman dan pengambilan bahan pustaka yang ada diperpustakaan Soeman HS," ungkapnya. (ris)

Berita Lainnya

Index