Kepsek Sebut Terkait Mesin Pompa Air Toilet SMKN 2 Tak Berfungsi Kesalahan Kabid Sarana dan Prasarana

Kepsek Sebut Terkait Mesin Pompa Air Toilet SMKN 2 Tak Berfungsi Kesalahan Kabid Sarana dan Prasarana
Kepsek SMKN 2 Bengkalis Mardianis. Spd###

Bengkalis, utusanriau.co - Menyikapi Sekolah SMKN 2 Bengkalis yang WC tidak tersedianya air secara Instan, sehingga anak anak sekolah mengeluhkan pada pihak sekolah yang sama sekali tak mau memperhatikannya, Kepala Sekolah (Kepsek) Mardianis Spd dengan gamblang menjelaskan bahwa itu kesalahan dari Kabid Sarana dan Prasarana.

"Sebelumnya saya disini kan menjadi wakil Kepsek dan baru satu tahun diangkat jadi Kepsek SMKN 2, apalagi saya mengurus sekolah ini di dua lokasi, yang pertama disekolah lama jalan Masjid kelapapati tengah, lantaran tanah sekolah lama itu statusnya pinjaman, maka sekolah ini dipindahkan ke gang gaharu jalan kelapati darat yang jaraknya yang cukup jauh dari sini, dan gedung disana masih dibutuhkan, “elak Mardianis diruangan kantor sekolah jalan masjid, Sabtu (15/2/14)

Mardianis mengaku pusing dengan mengurus sekolah yang dipimpinnya didua lokasi tersebut, sehingga untuk mengadakan mesin pompa air tidak terbersit dihatinya, “saya pusing mikirnya, lantaran wakil sekolah juga sama sekali tidak menyampaikan tidak adanya mesin tersebut, apalagi Kabid sarana dan prasarana sekolah, semuanya saya urus sendiri, “ungkapnya lagi

Mengenai semak semak disekolah baru yang di gang gaharu jalan kelapati darat terlihat tinggi tanpa dibabat, Mardianis mengaku itu tanggung jawab dari penjaga sekolah, karena penjaga sekolah disekoah baru itu juga sebagai tukang ngutip sampah dan babat rumput yang gajinya sudah dipisahkan, jaga sekolah gajinya ada dan gaji babat rumput juga gaji sendiri, “Tapi tolong masalah ini jangan diberitakan, sebab nanti yang malu bukan hanya pihak sekolah, tapi juga pihak Pemerintah, “tambahnya

Menurut Mardianis, ditahun 2014 ini sudah mengusulkan penambahan 8 lokal lagi di lokasi sekolah baru di gang gaharu itu, “jadi ini kan masih dalam proses pembangunan, tapi kalau memang sudah mendesak, ya besuk senin akan saya belikan tu mesin pompa air untuk menyediakan air di WC tersebut, memakai duit pribadi saya atau utang ditoko tak apa-apa, “janjinya

Selanjutnya Komite sekolah SMKN 2 Bengkalis H. Suhaemi saat dihubungi mengaku bahwa kurang maksimalnya menyediakan sarana dan prasana sekolah, termasuk mesin pompa air di WC, karena gedung dan bangunan WC itu, terkesan bangunannya acak acakkan, “maka dari itu, saya berharap pada pemerintah untuk mennaggapi hal ini, “ucap Suhaemi

Sementara itu penjaga sekolah baru SMKN 2 di gang gaharu jalan kelapapati darat, Sudirman saat diwawancarai mengaku, bahwa dirinya sudah lama tidak mengerjakan mengutip sampah dan babat rumput dihalaman sekolah tersebut, karena dalam pekerjaan tersebut tidak ada gaji sama sekalin dari pihak sekolah, “kepala sekolah itu bohong, saya mengutip sampah dan babat rumput itu tidak ada gaji sama sekali, karena itu saya sebagai pejaga sekolah tidak mau lagi disuruh kerja sambilan tersebut, “ungkap Sudirman. (bp)

###

Berita Lainnya

Index