PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Bupati Pelalawan HM Harris menyempatkan diri hadir meresmikan pemkaian gedung Yayasan H M Tohir dan wisuda dan perpisahan santriwan-santriwati RA Al Fajar Langgam di Kelurahan
Langgam.
Kehadiran HM Harris RA Al Fajar setelah pagi harinya menerima kunjungan Direktur Pengembangan Wilayah Bappenas DR Oktorinaldi MA Phd.
"Maaf saya sedikit terlambat karena tadi pagi ada tamu kita dari Bappenas yang sangat penting untuk melihat Kabupaten Pelalawan, berkunjung ke Teknopolitan dan Wisata Bono. Harapan kita Bappenas juga memasukkan Kabupaten Pelalawan di perencanaan nasional dan pembangunan Kabupaten Pelalawan terbantu dari anggaran nasional,"sebut Harris mohon maaf di Acara RA Al Fajar Langgam.
Dikatakan Harris saat didaulat meresmikan pemakaian gedung baru RA Al-Fajar Langgam merasa bangga dan terhormat atas undangan pihak Yayasan H M Tohir.
Dimana Yayasan melalui RA AL Fajar mampu mendukung program Pelalawan Cerdas. Dukungan tersebut adalah turut serta membantu pemerintah memberantas buta aksara Al-Quraan, ini saya lihat sendiri hari ini. Anak usia dini mampu menghafal serta melantunkan ayat suci beserta terjemahan tanpa konsep. saat meresmikan pemakaian
gedung baru RA Al-Fajar Langgam.
Turut hadir pada kesempatan itu Kemenag Pelalawan Drs H Zulkifli, Kadis Pendidikan MD Rizal, Kadis Peternakan Ir T Wahidudin, Kadis Perikanan Afrizal, Kadis Capil Syafruddin, Kabag Humas Farid Muhtar, Camat Langgam Sunggeng Wiharyadi, sertab ketua Tim Pengerak PKK kecamatan Langgam Rohanita Sugeng dan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama Kecamatan Langgam, tokoh adat, cerdik pandai.
###Pada kesempatan tersebut, bupati kembali mengingatkan langkah serta kebijakan yang dilakukan Pemkab Pelalawan dalam usahanya memajukan daerah kepada masyarakat serta undangan yang hadir.
Hal tersebut tertuang pada tujuh agenda program Pelalawan. Maka keberhasilan tujuh program tersebut tidak terlepas sumbangsih dari sengenap elemen masyarakat.
"Kunci keberhasilan adalah kuatnya kemauan, serta ketekunan dan berikhtiar. Inilah yang ditunjukan anak-anak pada taman kanak-kanak Islam ini," jelas bupati.
Dan yang lebih mengharukan sekali adalah masalah gaji/honor guru yang mengajar di yayasan ini. Sudahlah gaji sedikit, pembayaranya di rapel terus setiap bulan. Namun guru-guru tersebut tetap ikhlas melaksanakan
tugasnya.
"Ini semua adalah buah dari pengabdian yang tulus, saya juga mengharapkan pegawai pemerintah bisa mencontoh guru-guru ini. Maka Kedepan, Khusus masalah gaji, pihaknya mengharapkan yayasan dan pihak Kemenag Pelalawan selalu berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk dicarikan solusinya," jelas Harris.
Pada Kesempatan tersebut, bupati juga mengharapkan masyarakat, agar menjaga kamtibmas, menjaga persatuan dan kesatuan.”Jangan sampai ada perpecahan konflik di masyarakat.
Juga harus di jaga betul jangan sampai ada masyarakat terpengaruh narkoba. Tidak ada yang membantu jika ada terkena narkoba. Saya juga minta segera di tindak jika ada narkoba, walau famili dan keluarga. Narkona jelas jelas akan merusak,"tutup HM Harris. EP
###
