DLH Rohil Lakukan Rotasi Pengawas dan Goro Massal di Bagansiapiapi

DLH Rohil Lakukan Rotasi Pengawas dan Goro Massal di Bagansiapiapi
DLH Rohil Lakukan Rotasi Pengawas dan Goro Massal di Bagansiapiapi

BAGANSIAPIAPI -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan langkah baru dalam meningkatkan kinerja pengawas lapangan, khususnya di sektor pengangkutan sampah.  

Kepala DLH Rohil, Suwandi, menyampaikan bahwa pihaknya mengundang seluruh pengawas dan Sopir pengangkut Sampah untuk mengikuti rotasi tugas demi penyegaran.

Menurut Suwandi, selama ini banyak pengawas bertugas bertahun-tahun di lokasi yang sama sehingga diperlukan suasana baru agar semangat kerja tetap terjaga.  

Untuk memastikan keadilan, DLH Rohil melakukan pencabutan undian terkait lokasi dan rute tugas baru bagi para pengawas.  

Hal itu disampaikan Suwandi saat memimpin rapat bersama puluhan sopir angkutan sampah dan pengawas pada Rabu (5/2) malam di kediamannya, Jalan Madrasah, Bagansiapiapi.  

Ia menambahkan, pada Senin mendatang, pencabutan undian juga akan dilakukan untuk pengawas taman. Dengan adanya rotasi ini, seluruh pengawas akan mendapatkan lokasi baru sehingga diharapkan mampu meningkatkan kinerja terutama dalam hal pengangkutan sampah.  

Suwandi menegaskan, beberapa minggu belakangan masalah pengangkutan sampah cukup memprihatinkan karena banyak laporan warga terkait sampah yang tidak terangkat.  

Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan armada, sehingga DLH mencoba menggabungkan lokasi agar beban pengangkutan lebih seimbang. Selain rotasi pengawas, DLH Rohil juga menyiapkan agenda besar berupa gotong royong (Goro) massal pada Jumat (6/2).  

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kota Bagansiapiapi dengan melibatkan Bupati, Forkopimda, OPD, serta DLH sendiri. Sebanyak 500 petugas parit dan satgas akan dikerahkan untuk membersihkan sampah yang menumpuk di berbagai titik kota.  

Fokus utama goro massal adalah pembersihan sampah di parit serta sampah-sampah yang selama ini belum tertangani. Selain pembersihan, kegiatan juga akan diisi dengan penanaman pohon buah-buahan di Taman Kota Bagansiapiapi sebanyak 20 batang secara simbolis.  

Bibit pohon juga akan diserahkan kepada instansi untuk ditanam di halaman kantor masing-masing, sekaligus menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang hampir punah, agar persoalan kebanjiran, keindahan, dan sampah menjadi tanggung jawab bersama. (zal)

Berita Lainnya

Index