PKBM Albantani Bengkalis Wakili Riau

PKBM Albantani Bengkalis Wakili Riau

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Untuk yang pertama kalinya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Albantan‎i, yang dialamat di Kecamatan Bantan, bersaing ditingkat nasional dalam kegiatan apresiasi PTK-PAUDNI Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, untuk mewakili Provinsi Riau.

Menurut Ketua Pengelola PKBM, Ruliono, bahwa pihaknya merasa bangga mendapat kepercayaan tingkat Provensi, meskipun pihaknya setiap even yang diikuti belum pernah mendapatkan juara, namun dengan terpilihnya PKBM Albantani menjadi salah satu organisasi mewakili Riau merupakan, patut di syukuri.

"Kegiatan Apresiasi PTK PAUDNI ke-9 tingkat Nasional yang dilaksanakan di Kota Medan, Sumatra Utara, sangat menjadi sebuah pengalaman untuk meningkatkan prestasi PKBM Albantani, sebab selama lebih kurang sepekan, sejak 3-9 Juni 2015, banyak ilmu yang dapat diambil lewat perhelatan tersebut, "terangnya, Selasa (09/06/15),

Menurutnya, PKBM Albantani yang dikelolanya itu, sampai saat ini sudah 5 tahun dari sejak 14 Februari 2011, dan diakuinya baru pertama kali dapat kesempatan mengikuti kegiatan apresiasi PTK-PAUDNI tingkat nasional ini.

"Sehingga dengan kegiatan ini, kita upayakan untuk menyerap hal-hal yang bermafaat untuk organisasi yang kita kelola ini, agar mampu memberikan dampak positif pada seluruh lapisan masyarakat, ”jelas Ruliono lagi.

Kedepan, sambungnya, PKBM Albantani akan memaksimalkan diri agar mendapatkan prestasi yang membanggakan masyarakat dan Kabupaten Bengkalis lewat kegiatan semacam PTK-PAUDNI ini.

Terkait PKBM Albantani yang dikelolanya itu, Ia juga menjelaskan, sejauh ini berbagai kegiatan yang dikelola oleh PKBM Albantani sangat dirasakan oleh masyarakat di kecamatan Bantan, misalnya kegiatan bidang pengelolaan pendidkan non formal keaksaraan, terhadap Suku terasing di kecamatan Bantan.

"Sampai saat ini, anggota suku terasing  yang menjadi sasaran kita telah mencapai 200-an orang, yang sudah dijalankan selama tiga tahun, kemudian pendidikan kesetaraan, paket A, B, C, yang sudah berjalan selama lima tahun, "tambahnya.

Sedangkan pada tahun 2013, lanjutnya, PKBM Albantani juga melaksanakan pendidikan kecakapan hidup, dalam bidang keterampilan tata busana yang diikuti 28 orang. Kegiatan ini memberikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi kaum ibu.

"Di tahun 2014 lalu, lembaga non formal kita, juga melaksakan program pendidikan kewirausahaan masyarakat, seperti menjahit bagi kaum wanita, lalu pendidikan keaksaraan usaha mandiri, tata boga (masak), keterampilan batok kelapa serta keterampilan budidaya ayam potong masyarakat suku Asli di Desa Suka Maju, "tutup pria warga Desa Mentayan, Kecamatan Bantan ini. (bp)

Berita Lainnya

Index