RENGAT, UTUSANRIAU.CO -- Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Inhu mengharapkan adanya pembagian masker bagi anak sekolah. Sebab anak sekolah paling merasakan dampak kabut asap saat ini sehingga terpaksa sekolah tidak melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar.
Saat ini cukup banyak pihak terkait melaksanakan pembagian masker langsung kepada masyarakat. Hal itu dapat dilihat di jalan raya banyak berbagai elemen masyarakat membagikan masker gratis.
"Sementara anak sekolah yang cukup rentan terkena polusi kabut asap masih belum semuanya mendapatkan masker sebagai pelindung pernapasan. Kita berharap kedepannya agar anak sekolah juga mendapatkan perhatian pihak terkait untuk mendapatkan pembagian masker,”ungkap Kepala Diknas Inhu melalui Sekretaris Diknas Inhu Winaldi, Minggu Kemarin (6/9/2015).
Diungkapkannya adanya masker bagi seluruh anak sekolah yang ada di Inhu diharapkan dapat membantu mengurangi dampak polusi udara secara langsung terhadap kesehatan. Serta sebagai salah satu solusi agar sekolah dapat melaksanakan proses belajar mengajar dengan mempergunakan masker.
"Memang ada perusahaan yang sudah membantu pembagian masker bagi anak sekolah seperti yang dilaksanakan oleh PT. Tunggal Perkasa Plantations (PT. TPP) serta juga PT. Medco serta pihak lainya. Namun demikian jumlahnya masih sangat terbatas dan sedikit sekali jika dibandingkan dengan jumlah anak sekolah,"terang Winaldi.
Oleh sebab itu Diknas berharap agar semua pihak dapat menyumbangkan masker bagi seluruh pelajar di Inhu. Sehingga proses belajar mengajar tetap bisa dilaksanakan di sekolah.(ds)
###
