Pelajar Inhu Dirumahkan Sampai Kabut Asap Reda

Pelajar Inhu Dirumahkan Sampai Kabut Asap Reda


RENGAT, UTUSANRIAU.CO - Kepala Dinas Pendidikan Inhu H. Ujang Sudrajat  mengatakan bahwa seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD sampai SLTA sederajat untuk istirahat belajar di sekolah. Selanjutnya melaksanakan pembelajaran di rumah dengan bimibingan orang tua.

Hal tersebut diungkapkannya terkait dengan kondisi kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini dan sudah membahayakan kesehatan. Selanjutnya dimintakan kepada guru bidang studi agar memberi tugas bagi pelajar di rumah.

“Belajar di rumah akan terus berlanjut sampai dengan kondisi kabut asap sudah mulai reda dan tidak membahayakan kesehatan lagi. Semua satuan pendidikan di Inhu diminta untuk meningindahkan dan melaksanakannnya,”ungkap Ujang, Senin (7/9) usai melaksanakan rapat dengan seluruh KUPTD di Kec. Lirik.

Menurut Ujang apabila kondisi kabut asap sudah mereda dan udara sudah membaik kegiatan belajar kembali dilaksanakan di sekolah.  Setiap KUPTD harus memberikan laporan setiap harinya mengenai kondisi kabut asap.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Inhu Winaldi menambahkan bahwa untuk besok Selasa (8/9) kegiatan belajar masih dilaksanakan dirumah. Tenaga pendidik diharapkan tetap hadir disekolah dengan membuat program kerja pembelajaran kedepannya jika kabut asap sudah mereda dan para pelajar sudah masuk sekolah.

”Untuk hari selanjutnya kita tunggu informasi dari KUPTD se Inhu apakah sudah bisa belajar dilaksanakan di sekolah atau masih dirumah. Pihak Dinas Pendidikan sangat mengharapkan sekali peran orang tua mengawasi anaknya  selama di rumah untuk dapat belajar serta tidak bermain diluar rumah,”harap Winaldi.

Sementara itu berdasarkan hasil data pengukuran Indeks Standar Polutan Udara (ISPU)  pada tanggal 3 dan 4 September 2015, sekitar pukul 01.00 hingga 22.00 Wib, diketahui bahwa ISPU sudah melebihi 500 psi, terutama pada pagi dan malam hari dan udara sudah membahayakan kesehatan. (ds)

Berita Lainnya

Index