RENGAT, UTUSANRIAU.CO -- Dinas Pendidikan (Disdik) Inhu kembali merumahkan seluruh pelajar untuk dua hari kedepan. Langkah tersebut dilakukan menyikapi kondisi kabut asap saat ini yang semakin parah dan semakin pekat sehingga dinilai membahayakan kesehatan.
Hingga Minggu (13/9) Disdik belum melihat adanya tanda-tanda kondisi udara akan membaik dan kabut asap hilang dari udara. Kondisi kabut asap hampir sama diseluruh wilayah Inhu dan memang tidak layak para pelajar untuk datang kesekolah.
"Disdik Inhu kembali mengambil kebijakan untuk melanjutkan proses belajar dirumah dengan pengawasan orang tua untuk dua hari kedepan Senin dan Selasa (14-15/9). Dengan demikian sudah lebih sepekan pelajar di Inhu tidak memasuki sekolah akibat kabut asap ini,”ungkap Sekretaris Disdik Inhu Winaldi, Minggu (13/9).
Dijelaskannya para pelajar ini kembali keskolah sifatnya tetap melihat kondisi dan stuasi kabut asap. Jika sewaktu-waktu kondisi udara ataupun cuaca diwilayah Inhu membaik karena adannya turun hujan serta tidak muncul lagi kabut asap yang membahayakan kesehatan.
"Untuk tenaga pendidik tetap hadir di sekolah seperti hari sekolah biasanya. Serta diharapkan membuat program pembelajaran kedepan saat para pelajar ini sudah dapat melakukan proses belajar di sekalah, sehingga tidak banyak ketinggalan pelajaran,”harap Winaldi.
Lebih jauh dijelaskannya khusus bagi pelajar kelas tinggi yang akan menghadapi ujian nasional (UN) di semua tingkatan sekolah agar tetap belajar dengan sungguh-sungguh di rumah. Sementara tanaga pendidik seperti guru mempersiapkan program menghadapi UN sehingga dan jangan sampai ketinggalan akibat kondisi dan situasi kabut asap yang dihadapi saat ini. (ds)
###
