Pegawai Guru Harus Ikuti UKG, Ini Tujuannya

Pegawai Guru Harus Ikuti UKG, Ini Tujuannya


SELATPANJANG, UTUSANRIAU.CO - Sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Untuk itu, dilakukan pemberdayaan melalui Uji Kompetensi Guru (UKG) online tahun 2015 agar guru bisa lebih profesional menjalankan abdinya sesuai dengan standar mutu.‎

Tujuannya, agar bisa diketahui level kompetensi individu guru dan peta penguasaan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Pelaksanaan UKG dalam sistem online difokuskan pada identifikasi kelemahan guru dalam penguasaan kompetensi pedagogik dan profesional.

Pelaksanaan UKG dilakukan serentak se Indonesia, sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Meranti dilaksanakan mulai 9 hingga 18 November 2015. Diikuti sekitar 3006 guru se Kepulauan Meranti yang telah terdaftar pada daftar pokok pendidikan (Dapodik).

"Bagi yang tidak terdaftar, otomatis tidak bisa mengikuti UKG, kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Armansyah SPd, Senin (9/11) yang juga mengatakan dasar pelaksanaan UKG tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 52 Tahun 2012 tentang Ujian Kompentensi Guru (UKG).

Lebih lanjut dikatakannya, untuk pelaksanaannya dikuti oleh seluruh guru di 9 Kecamatan se kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah mengikuti UKG, kata Armansyah, guru bisa juga jika ingin melanjutkan untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

"Untuk melanjutkan ke PLPG, guru diharuskan mengikuti diklat terlebih dahulu. Karena, PLPG ini sebagai syarat pertama untuk mendapat sertifikasi," ungkapnya.

Adapun dari sebanyak 3006 guru yang akan mengikuti UKG tersebut terdiri dari 376 orang guru TK, 1612 orang guru SD, dan guru SLB sebanyak 20 orang. Sedangkan untuk guru SMP sebanyak 531 orang, guru SMA 335 orang, guru SMK 101 orang.

Untuk lokasi pelaksanaan UKG tersebut diantaranya, di SMAN 1 Tebingtinggi sebanyak 650 orang, SMKN 1 Tebingtinggi  790 orang, SMKS Patria Dharma 650 orang dan SMPS Kristen Kalam Kudus sebanyak 916 orang. Untuk seluruh pengawas sendiri di tingkat SD, SMP, SMA/SMK berjumlah sebanyak 30 orang.

"UKG online dimulai secara serentak di semua TUK (Tempat Uji Kompetensi) pada tanggal yang telah ditetapkan dan dilaksanakan selama 120 menit atau 2 jam. Pelaksanaan UKG setiap hari dibagi dalam 2 (dua) sampai 3 (tiga) gelombang,l jelas Armansyah.

Sekedar informasi, UKG ini juga dimaksudkan sebagai dasar Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang merupakan bagian dari proses Penilaian Kinerja dan Kompetensi (PKK).(rhd)

Berita Lainnya

Index