Taruna Akmil Dipukul Praja IPDN

Taruna Akmil Dipukul Praja IPDN


JAKARTA, UTUSANRIAU.CO - Praja IPDN memukuli taruna Akmil beberapa waktu lalu. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyerahkan kasus tersebut kepada pihak Kemendagri.

Pemukulan terhadap taruna Akmil junior dilakukan praja IPDN senior saat tengah melakukan studi banding pada 19 November 2015 lalu. Panglima TNI tampaknya tak ingin ikut ambil urusan dalam permasalahan ini dan melimpahkannya kepada Mendagri Tjahjo Kumolo.

"Sudah ditindaklanjuti dan sudah diurus oleh mendagri," ujar Gatot usai memimpin upacara HUT le-44 Korpri di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jaktim, Senin (30/11/2015).

Gatot pun berharap agar kasus tidak melebar dan dapat diselesaikan dengan baik. Ia meminta agar masing-masing instansi, IPDN dan Akmil, sudah dapat menangani permasalahan pemukulan itu.

"Jadi kita serahkan masalah ini untuk diselesaikan dalam institusi," kata jenderal bintang empat itu.

Mendagri Tjahjo Kumolo sudah bergerak cepat dalam kasus ini. Praja IPDN pemukul taruna Akmil disebutnya sudah dipecat dan kini politisi PDIP tersebut sudah membentuk tim khusus untuk mengidentifikasi siapa pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini.

Mendagri akan mengevaluasi para pengasuh sampai pejabat IPDN. Jika terbukti ada kelalaian, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan terkena getahnya.

"Saya bentuk tim kasus ini, siapa yang tanggung jawab pasti ada sanksi, tidak ada alasan kelalaian atau pengasuh kecolongan dll. Setahun yang lalu saat saya masuk di IPDN dalam apel praja IPDN saya ingatkan kasus-kasus lama tidak boleh terulang kembali, kalau terulang harus ada sanksi tegas," ungkap Tjahjo kepada detikcom, Minggu (29/11).

Masih belum diketahui identitas dan korban dalam peristiwa pemukulan tersebut. Pihak IPDN belum mau memberi komentar. Sementara itu Gubernur Akmil Mayjen TNI Hartomo belum mengangkat teleponnya saat dihubungi detikcom selama beberapa hari ini untuk dimintai konfirmasi. (detiknews.com)

Berita Lainnya

Index