PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Sempat menolak dipulangkan karena masih ada rekannya yang ditahan polisi, akhirnya seribuan massa penggembira Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Sulawesi Selatan dan Barat dipulangkan paksa, Senin (30/11/15). Mereka dibawa dengan menggunakan bus menuju Pelabuhan Tajung Priok, Jakarta.
Dipulangkannya massa penggembira HMI ini, untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan menjelang pemilihan Ketua Umum PB HMI. Pasalnya pemilihan ini, diperkirakan malam ini atau paling lambat besok pagi.
Memang tidak mudah bagi aparat kepolisian meminta massa ini untuk naik ke dalam bus. Banyak di antaranya menolak dipulangkan, dengan alasan bus masih kurang.
Parahnya lagi, ada diantaranya yang diduga asal Makasar mengancam wartawan yang sedang meliput untuk menjauhi para Romli yang berkumpul di luar bus."Kepada wartawan kalau tidak menjauh kami bacok,"gertak salah seorang massa itu.
Sekitar dua jam lebih bus di-standby-kan di kawasan Purna MTQ, massa ini belum juga diberangkatkan. Bahkan para supir bus sempat berdialog sesaat dengan aparat, terkiat kepastian keberangkatan.
Setelah ada kesepakatan, akhirnya massa ini diberangkatkan. Massa Asykar Thekng, sempat meneriakkan saat bus berjalan meninggalkan lokasi.**nur
###
