PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO -- Bupati Pelalawan HM Harris menyatakan pembangunan Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) terus digesa. Hal itu untuk mengejar target penerimaan mahasiswa tahun ajaran 2016/2017.
"Selain upaya pembangunan gedung STTP diharapkan juga peran yayasan untuk serius mengurus segala persyaratan operasional perguruan tinggi dikawasan teknopolitan" ungkap HM Harris Kamis, (18/2/2016) di ruang kerjanya.
Menurutnya, upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan tak kenal menyerah, melakukan usaha agar Direktorat Jendral Kelembagaan Iptek dan Perguruan Tinggi (DIKTI) Pusat mengeluarkan rekomendasi pendirian Sekolah Tinggi Tekhnologi Pelalawan (ST2P).
"Alhamdulillah Dikti sudah mengeluarkan hasil evaluasi proposal pendirian ST2P dengan bentuk Perguruan Tinggi (Sekolah Tinggi). Izin penyelenggaraan Program Study (Prodi) telah diterbitkan dan dua program study. Pembangunan gedung terus berjalan" katanya.
Untuk proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2016/e017 harus diupayakan, sebab menurutnya masih akan dilakukan koordinasi denga yayasan dan pihak akademik.
ST2P mempunyai 2 program study (Prody) yakni tekhnik Industri dan Tekhnik Pertanian. Sementara dosen tetap yang sudah disiapkan sebanyak 12 Orang, yang disekolahkan S3 sebanyak 5 Orang dan yang disekolahkan S2 sebanyak 2 Orang.
"ST2P dinaungi Yayasan Amanah Pelalawan Pimpinan Ir T Edi Sabli, M.Si dan sabagai syarat operasional sudah rampung. Sedangkan Pendirian gedung kampus STTP ditargetkan selesai tepat waktu.**(EP)
###
