RANGSANGBARAT, URTUSANRIAU.CO - Akhirnya keinginan anak Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti memiliki sekolah yang diimpikannya dapat terwujud. Pasalnya mereka tak perlu membayar mahal lagi untuk sekolah setelah SMP Kecil di desanya berubah status menjadi SMP Negeri 3 Rangsang Barat.
Kamis (19/5/16) pagi tadi, sekitar 30 siswa di sekolah swasta itu langsung menyaksikan sekolahnya diresmikan menjadi status negeri oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi. Namun, karna Bupati tidak bisa hadir, peresmian itu pun diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Drs M Arif MM.
Tak ingin ketertinggalan momen itu, ratusan masyarakat juga ikut menyaksikan peresmian sekolah tersebut. Tak pikir tua dan muda, bagi mereka itu sebuah sejarah di desanya karena telah memiliki sekolah tingkat lanjutan pertama (SLTP) berstatus negeri berakses dekat. Karena di sana untuk SLTA yang berstatus negeri lain agak jauh dari desanya.
Apalagi masyarakat menganggap sekolah berstatus swasta itu mahal biayanya. Sehingga anak yang bersekolah di SMP Kecil Desa Melai (sebelum berstatus negeri, red) rata - rata bagi yang mampu saja. Sementara bagi yang tidak mampu banyak terhambat untuk melanjutkannya.
“Sekolah ini segera kita naikkan status menjadi negeri karena anggapan masyarakat sekolah swasta itu mahal. Padahal tidak semua sekolah swasta juga mahal. Selain itu di desa ini dan desa sekitarnya sekolah tingkat SLTP negeri agak jauh, sehingga dengan dinegerikannya SMP ini akan memudahkan masyarakat menyekolahkan anaknya,” jelas M Arif.
Dia pun menghimbau agar masyarakat menyekolahkan anaknya kesekolah yang terdekat, karena akan lebih menghemat dari biaya. Selain itu orangtua juga bisa memantau perkembangan pendidikan anak.
“Saya harap kepsek, majelis guru dan masyarakat sekitar segera mensosialisasikan sekolah ini kemasyarakat lainnya agar mendaftarkan anaknya masuk sekolah ini,” tambah dia.
Terlebih memasuki tahun ajaran baru ini, tambah Arif, pihak sekolah dapat mensosialisasi keberadaan SMP tersebut kesekolah-sekolah dasar yang ada di sekitarnya.“Jadi anak-anak desa sekitar bisa sekolah di sini saja,” singkat dia.
Dapat disampaikan pula, SMP Negeri Rangsang Barat terdiri dari 3 lokal, yaitu ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang sekolah. Saat ini sekolah tersebut sudah didukung 11 tenaga pendidik yang terdiri dari 3 guru PNS dan 5 guru honorer, dan 3 staf tata usaha. (rhd)
###
