Melalui OSIS, SMA Negeri 1 Bengkalis Pungut Biaya Perpisahan

Melalui OSIS, SMA Negeri 1 Bengkalis Pungut Biaya Perpisahan
ilustrasi###

BENGKALIS,UTUSANRIAU.CO- Jelang pelaksanaan perpisahan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pihak sekolah sudah mulai menetapkan biaya pada siswa-siswanya di sekolah, seperti contoh di SMA Negeri 1 Bengkalis. Sekolah favorit itu menetapkan biaya sebesar Rp 90 ribu per siswa dari kelas 1 sampai kelas 2, sementara kelas 3 dibebankan lebih besar lagi.

Seperti diutarakan Indra Jaya, salah seorang wali murid SMA Negeri 1, Kamis (3/4/14), ia menyebut, jika pihak sekolah menetapkan biaya perpisahan tersebut melalui Ketua Organasiasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pria ini berasumsi, jika biaya itu sangat memberatkan siswa, “Biaya itu terlalu berat, kalau saya sih tidak masalah. Namun bagi siswa-siswa yang memiliki orang tua dengan ekonomi pas-pasan pastinya cukup dibebankan,”katanya.

Sementara, Kepala SMA Negeri 1 Bengkalis Yahya Gulita dikonfirmasi melalui via ponsel membenarkan adanya biaya tersebut. Yahya justru mengutarakan, jika biaya itu sudah disepakati oleh pengurus OSIS melalui kesepakatan seluruh siswa. Artinya tidak ada masalah, dan sampai hari ini wali murid belum ada yang terbebani.

“Ini sudah dari tahun ke tahun dilaksanakan. Pelaksananya OSIS, karena mereka ingin menyalurkan kreatifitas mereka di acara perpisahan nantinya. Contoh tahun lalu, itu dilaksanakan di gedung, dengan penampilan grub band mereka ingin menampilkan kreatifitas mereka, jadi bukan pihak sekolah yang menginginkannya. Namun siswa sendiri yang menyanggupinya,”kata Yahya Gulita.

Menurut Yahya lagi, jika ada wali murid yang merasa terbebani. Ia menyarankan agar menyampaikan kepada siswa dan OSIS. Karena sesuai kesepakatan bersama siswa itu sendiri, bagi yang keberatan itu nantinya, pungutan itu dilakukan dengan metode subsidi silang.

“Masalah ini OSIS yang punya gawe. Kalau kita menginginkan, acara perpisahan tidak terlalu bermewah-mewahan. Namun, kita juga tahu siswa-siswa di SMA Negeri 1 ini mayoritas dari keluarga ekonomi kelas menengah ke atas, jadi saya rasa tidak ada masalah,”katanya.

Terpisah, salah seorang pengurus OSIS SMA Negeri 1 Budi saat dihubungi mengatakan bahwa biaya perpisahan itu sudah melalui perundungan bersama siswa-siswa di SMA Negeri 1. Bagi kelas I dan II itu disepakati dari sebelumnya Rp 100 ribu disekapati Rp 90 ribu per siswa, kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 22-23 April.

“Saya rasa tidak ada masalah, karena yang kelas III nya yang akan berpisah itu dikenakan biaya lebih, atau sebesar Rp 130 ribu lebih. Kalau ada rekan-rekan yang merasa terbebani hendaknya membicarakan ini bersama pengurus OSIS. Karena untuk pembiayaan nantinya kita se tranparan mungkin, jadi tidak ada yang di tutup-tutupi. Begitu juga dengan rincian dana pertanggungjawabannya, ”kata Budi melalui via ponsel. (bp)

###

Berita Lainnya

Index