PAGARAN TAPAH DARUSSALAM, UTUSANRIAU.CO - Murid sekolah Dasar Negeri 008 Kec.Pagaran Tapah Darussalam,yang terletak di Desa Sangkir Indah Kab.Rohul sejak Tahun Pelajaran 2015 – 2016 menumpang belajar di Musholah yang ada di lingkungan sekolah,karena ruang kelas belajar tidak ada.
Murid yang menumpang belajar tersebut ,Kelas 1b sebanyak 18 orang,dan kelas 2b sebanyak 23 orang,posisi belajarnya duduk di lantai musholah,dan menulis di atas meja setinggi 20 cm.Yang sangat memprihatinkan,kalau hujan berangin,murid saat belajar terkena air hujan.Sebab sebahagian murid belajar di teras musholah dan di dalam ruangan Musholah.
Kepala Sekolah SD N 008 Pagaran Tapah Darussalam,H.Tiflan,S.Pd saat di temui di ruang kerjanya,kamis (25/8/16)membenarkan kejadian tersebut.’’karena kekurangan ruang belajar(Rumbal)maka anak-anak
terpaksa belajar di Mudhola,"katanya.
Tiflan juga mengatakam,Untuk mengantisifasi hal tersebut Pihak sekolah telah mengajukan Proposal Pembangunan Ruang Kelas Baru( RKB ),dan Renovasi Gedung sekolah,pada Dinas terkait yang ada di Kab.Rohul,Provinsi,dan Pusat,namun sampai saat sekarang ini, belum terealisasi.
Bulan Juni yang lalu,Kepsek telah menemui pihak Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga di Kabupaten Rokan Hulu,mempertanyakan tentang kelanjutan proposal pada Pihak Dinas Pendidikan dan Pihak Pendidikan mengatakan pembangunan RKB di laksanakan pada Tahun 2017 tahun yang akan datang.Sebut Kepsek.
Lanjut H.Tiflan akibat kekurangan ruang belajar,terpaksa murid numpang belajar di Musholah.Ruang belajar yang ada sekarang ini sebanyak 8 ruang,yang di pergunakan untuk proses belajar mengajar sebanyak 7 ruang,dan satu ruangan lagi di pergunakan untuk Kantor majelis guru,Kepala Sekolah,dan Tata Usaha.Untuk itu Kepsek memohon
perhatian pada Dinas terkait,dan Pihak Perusahaan yang betetangga dengan pihak sekolah,agar murid yang masih butuh kasih sayang ini,dapat belajar di ruang kelas yang baik.Ungkap Kepsek.
Kepala Desa Sangkir Indah,Abdul Halim di hari yang sama,saat di temui di ruang kerjanya mengatakan,Merasa prihatin melihat anak-anak yang masih kecil belajar di musholah dengan posisi duduk di lantai,dan menulis di atas meja setinggi 20 cm.Pihak Desa mengharapkan perhatian dari pihak Dinas terkait,dan Pihak Perusahaan yang bertetangga dengan Desa.Karena anak-anak tersebut adalah sebagai generasi penerus bangsa.Ujar Kades sedih.(Yl)
###
