PANGKALAN KERINCI, UTUSANRIAU.CO - Guna mewujudkan dan mendukung program nasional Techno Park terbesar di Indonesia yang berada di kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan. Berbagai upaya inovatif akan tetap dilakukan untuk program tersebut dengan menggunakan berbagai potensi yang ada. Hal terungkap saat rapat dan forum diskusi antara Bupati HM Harris dan Tim Tenaga Ahli Pengembangan Techno Park, Tim BPPT, Kamis (16/03) di ruang rapat Bupati Pelalawan.
Para Tim Tenaga Ahli Pengembangan Techno Park Pelalawan Ketua Dr Ir Marzan A Iskandar APU, IPU (mantan Kepala BPPT), Dr Ir Tatang Ahmad Taufik WU IPU ( Deputi PKT BPPT) , Prof Dr Ir Udi Subekti Ciptomulyono M Eng SC (Dekan Fakultas Bisnis ITS dan BAN), Ir Kawi Bredisetio, Prof Dr Eko Supriyanto, Prof Dr H Tengku Dahril MSc, Prof Dr H Detri Karya. Dr Iwan Sudrajat, Direktur Pusat Teknologi Kawasan Spesifik BPPT. Dihadiri OPD terkait pemerintah kabupaten Pelalawan.
Para Tim Tenaga Ahli Memberikan rekomendasi kepada bupati Pelalawan tentang kebijakan kerjasama dalam rangka pengembangan Techno Park. Melakukan review/evaluasi memberikan saran terhadap kegiatan kegiatan internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pelalawan dan atau pemangku kepentingan lainnya yang relevan serta mendorong peningkatan kapasitas peningkatan kepentingan dan sinergisitas pengembangan Techno Park.
Ketua Tim Tenaga Ahli Pengembangan Techno Park Pelalawan Ketua Dr Ir Marzan A Iskandar APU, IPU (mantan Kepala BPPT) menyatakan bahwa berbagai inovasi harus segera dilakukan dan kegiatan hilirisasi kelapa sawit. Potensi kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Pelalawan dan Propinsi Riau harus dimanfaatkan. Berbagai potensi harus diupayakan untuk menarik minat investor dan meyakinkan akan peluang di Techno Park.
Langkah tim juga Termasuk rencana melakukan promosi techno park untuk menggaet masuknya perusahaan, serta rencana koordinasi dengan DPR RI untuk usulan anggaran Tahun 2018. EP
###
