ROKAN HULU, UTUSANRIAU.CO - Sebanyak 39 sekolah menengah pertama (SMP) sederajat se- kabupaten rokan hulu tahun pelajaran 2016/ 2017 melaksanakan ujian nasional serentak baik berbasis komputer (UNBK).
Sementara 121 sekolah lagi melaksanakan ujian nasional kertas pensil (UNKP) dan dalam pelaksanaan ujian nasional dihari pertama dengan mata pelajaran bahasa Indonesia berjalan lancar dan aman.
Ujian nasional berbasis komputer dan ujian nasional kertas pensil secara nasional hari ini serentak dilaksanakan dimasing-masing sekolah.
Kepala bidang (Kabid) SMP sederajat dinas pendidikan pemuda dan olah raga Rohul, Drs. Desri Yanson Selasa ( 2/5/2017) mengatakan d untu tahun pelajaran (2016/2017) pelaksanaan ujian secara UNBK tingkat SMP dirokan hulu dilaksanakan sebanyak 39 sekolah terdiri dari 31 sekolah SMP dan 8 sekolah Mts, sedangkan sekolah yang melaksanakan UNKP sebanyak 121 sekolah.
Sejauh ini pelaksanaan UNBK Dan UNKP masih berjalan aman dan lancar dan pelaksanaan UN dilakukan tiga sesi, tergantung jumlah siswa jika sedikit maka akan dilakukan dua sesi, tetapi siswanya banyak akan dilakukan tiga sesi. " Terang Desri.
Selama pelaksanaan ujian nasional (UN) masing-masing sekolah sudah melakukan antisipasi, terutama ketika terjadi pemadaman listrik PLN pihak sekolah sudah menyediakan genset atau disel.
Dalam pelaksanaan UNBK terutama dikecamatan rambah tidak semua sekolah melaksanakan UN disekolahnya, karena fasilitas sekolah belum mendukung seperti komputer, namun beberapa sekolah tetap melakukan UNBK dengan sistem meminjam atau menumpang disekolah tingkat SLTA sederajat yang sebelumnya sudah melaksanakan UN secara UNBK salah satunya SMPN 2 rambah dan SMPN 4 rambah. " Jelas Desri.
Kepala sekolah SMP 4 rambah, Syaiful Bahri (2/5) mengatakan untuk siswa kita dalam pelaksanaan ujian nasional dilaksanakan secara UNBK dengan menumpang di SMKN 1 rambah yang diikuti sebanyak 29 siswa, terdiri dari putra 15 orang dan putri 14 orang.
Untuk siswa kita pelaksanaan UNBK hanya dua sesi, pasalnya siswa kita yang ikut sedikit, meski menumpang disekolah lain namun optimis siswanya mampu menggunakan komputer karena sebelumnya sudah mengikuti praktek pra UNBK.
" Dengan UNBK akan meningkatkan kepercayaan diri masing - masing peserta UN Kita "
Sementara kepala sekolah (Kepsek) SMPN 2 rambah, Ridwan ( 2/5/) juga mengungkapkan hal yang sama " siswa kita juga menumpang di SMKN 1 rambah " sekolah kami belum memiliki komputer makanya kita menumpang dalam pelaksanaan UNBK.
Pelaksanaan UNBK siswa kita yang ikut UN sebanyak 112 siswa terdiri dari tiga sesi " Jelas Ridwan.
Sebelum pelaksanaan UNBK para siswa kita juga sudah melakukan praktek Pra UNBK disekolah.
" Meski UNBK tidak menentukan kelulusan 100 parsen, kita harap siswa tetap mengisi jawaban dengan benar, sehingga hasil nilai yang diperoleh nantinya akan memuaskan. " Harap Ridwan.**(Ar)
###
